The 2nd ICFST Menjaring Kerja Sama dan Pertukaran Informasi Pertanian

“Penyelenggaraan 2nd ICFST 2021 diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pembangunan pertanian terutama di Indonesia. Event ini sejatinya menjadi media untuk pertukaran informasi antarpeserta dari berbagai negara mengenai pengembangan teknologi tanaman pangan maupun sektor pertanian lainnya.”

Demikian salah satu isi sambutan Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) Dr Fadjry Jufry yang disampaikan secara virtual saat membuka event the 2nd International Conference on Sustainable Cereals and Crops Production in the Tropics (ICFST) yang berlangsung di Harper Hotel Makassar pada 23 – 24 September 2021.

Dalam kesempatan itu, Kepala Balitbangtan mengemukakan bahwa kemajuan yang telah dicapai Indonesia dan dunia dalam mengurangi kemiskinan sejak beberapa dekade harus terhenti sementara karena pandemi covid-19. Menurutnya, hal ini membutuhkan pemikiran ulang strategi pertanian dimana berbagai pendekatan maupun perangkat serta pengetahuan terkini menyediakan berbagai opsi guna mendesain kembali pertanian untuk masa depan yang berkelanjutan.

Lebih lanjut, Kepala Balitbangtan mengungkapkan bahwa kunci utama untuk membantu perolehan manfaat dari potensi pertanian adalah transfer inovasi dan pengetahuan, jasa konsultasi, kerja sama penelitian dan pengembangan serta sains dengan penekanan khusus pada pentingnya aplikasi smart farming mendukung revolusi industri 4.0. “Strategi untuk mengimplementasikan revolusi industri 4.0 dapat dilakukan melalui penguatan kerja sama antara Kementerian Pertanian dengan perguruan tinggi serta pihak industri,” ujarnya menjelaskan. Ia berharap konferensi ini akan ada pembahasan terkait hal ini secara kritis dan menghasilkan beberapa rekomendasi yang dapat mengakselerasi inovasi pertanian dan implementasinya di Indonesia.

Sementara itu, Kepala Balitsereal Dr Muhammad Azrai menjelaskan bahwa penyelenggaraan event ini bertujuan untuk menjadi wadah pertukaran informasi penelitian jagung dan tanaman pangan lainnya serta tantangan yang dihadapi dalam pengembangannya. Ditambahkan olehnya, konferensi internasional ini juga merupakan kesempatan untuk menjalin kerja sama dalam pengembangan tanaman dengan beberapa lembaga penelitian bilateral dan multilateral. Akan halnya, Director of Genetic Resources Program CIMMYT Dr Kevin Pixley hadir secara virtual memaparkan keynote speech berjudul Redesigning Agricultural Research to Sustainably Nourish in the World.

Mengangkat tema “Strengthening Agricultural Resources Management to Support Food Security and Industry 4.0”, 2nd ICFST 2021 diikuti oleh berbagai kalangan mulai dari peneliti, akademisi, penyuluh hingga teknisi, event ini terselenggara atas kerja sama antara Kementerian Pertanian, CIMMYT, PERAGI, PERIPI, Universitas Dwijendra Denpasar, dan Pusat Unggulan Iptek (PUI). (HRY)

Berita Terkait

//

Belum Ada Komentar

Isi Komentar