Bimtek Produksi Benih Padi: Strategi Meningkatkan Pendapatan Petani di Gayo Lues, Aceh

Dalam upaya meningkatkan kapasitas sumber daya petani di Aceh, Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) melalui Pusat Penelitian dan Pengembangan Tanaman Pangan (Puslitbangtan) selenggarakan bimbingan teknis (bimtek) produksi benih padi. Acara Bimtek ini berlangsung selama dua hari pada Rabu dan Kamis (1-2/9) bertempat di Kabupaten Gayo Lues, Aceh. Kegiatan ini juga merupakan bagian dari kegiatan Riset Pengembangan Inovatif Kolaboratif (RPIK) Padi di Provinsi Aceh yang terselenggara berkat kerjasama Badan Litbang Pertanian, Kementerian Pertanian dengan Komisi IV DPR RI.

Hadir pada acara tersebut Anggota Komisi IV DPR RI, H. Irmawan, S.Sos, MM, Wakil Bupati Kabupaten Gayo Lues, H. Said Sani, S.Pd, Kepala Puslitbang Tanaman Pangan, Dr. Priatna Sasmita, M.Si, Kepala BPTP Aceh Ir. M. Ferizal, M.Sc serta petani padi, petani milenial, kelompok tani/gabungan kelompok tani, penyuluh pertanian, maupun stakeholders yang berjumlah 200 orang.

Acara Bimtek ini dibuka secara resmi oleh H. Irmawan, S.Sos, MM selaku Anggota Komisi IV DPR RI dan menyampaikan apresiasi kepada Badan Litbang Pertanian, Kementerian Pertanian atas terselenggaranya kegiatan bimbingan teknis di Kabupaten Gayo Lues, Aceh. “Saya berharap melalui kegiatan bimbingan teknis ini terdapat transfer knowledge bagi para petani, khususnya petani milenial di Kabupaten Gayo Lues, sehingga dapat memajukan perekonomian di Kabupaten Gayo Lues”, imbuhnya.

Selanjutnya, Kepala Puslitbang Tanaman Pangan,  Dr. Priatna Sasmita, M.Si, dalam sambutannya juga menyampaikan bahwa kegiatan bimbingan teknis produksi benih padi pada lahan sawah kali ini memfokuskan pembahasan pada urgensi penyediaan benih varietas unggul padi spesifik agroekosistem.

“Mengingat besarnya potensi lahan pertanian di Aceh, sudah barang tentu akan memerlukan benih padi dalam jumlah banyak, sehingga hal ketersediaan benih ini menjadi peluang besar juga bagi petani untuk mengembangkan produksi benih” ujar Priatna.

Lebih lanjut Priatna juga menyampaikan bahwa Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian telah menghasilkan berbagai varietas padi unggul spesifik agroekosistem yang dapat menjadi pilihan petani di Aceh dalam melakukan budidaya padi.

“dengan adanya bimbingan teknis ini, petani padi di Aceh khususnya di Kabupaten Gayo Lues akan lebih banyak mengenal varietas-varietas unggul padi inovasi Balitbangtan yang sesuai agroekosistem disini. Selain itu, dengan adanya bimbingan ini jaminan ketersediaan benihnya akan tersedia sepanjang musim sehingga produksi padi di Aceh meningkat dan pendapatan petaninya juga meningkat” ujarnya

Masih ditempat yang sama, Wakil Bupati Kabupaten Gayo Lues, H. Said Sani dalam sambutannya menyampaikan bahwa sektor pertanian merupakan sektor andalan di Kabupaten Gayo Lues yang memberikan kontribusi terbesar terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kabupaten Gayo Lues setiap tahunnya.

“Umumnya sawah yang ada di Kabupaten Gayo Lues ini adalah sawah tadah hujan, dan biasanya juga para petani dalam mengolah sawah ini masih menggunakan teknologi tradisional”, tuturnya.

Di akhir sambutannya, beliau menyampaikan terimakasih atas kesediaan Badan Litbang Pertanian dan Komisi IV DPR RI atas terselenggaranya bimtek kali ini dan berharap para petani dapat menerapkan ilmu yang diberikan. (Uje/HRY/RPR/NRP/TH)

Berita Terkait

//

Belum Ada Komentar

Isi Komentar