Indeks Toleransi dan Evaluasi Karakter Seleksi Jagung Hibrida pada Pemupukan Nitrogen Rendah


Perakitan dan penggunaan varietas toleran nitrogen (N) rendah merupakan salah satu teknologi dalam mengatasi keterbatasan suplai N pada tanaman jagung hibrida di lahan suboptimal. Penelitian ini bertujuan untuk menyeleksi genotipe jagung hibrida yang toleran terhadap N rendah dan menentukan karakter tanaman yang dapat digunakan sebagai indikator seleksi jagung hibrida toleran N rendah. Penelitian dilaksanakan di Kebun Percobaan Balai Penelitian Tanaman Serealia, Maros pada bulan Juni - November 2014. Penelitian disusun dalam rancangan petak terpisah dengan tiga ulangan. Petak utama adalah tingkat takaran pupuk N yang terdiri atas 0 kg N/ha (tanpa pemupukan N), 100 kg N/ha (takaran N rendah), dan 200 kg N/ha (takaran N normal). Anak petak adalah 60 genotipe jagung hibridatermasuk varietas pembanding yaitu P-27, NK-33, Bisi-2, dan Bima-3. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penuruan hasil biji jagung hibrida tanpa pemupukan N mencapai 67,13% dan pada pemupukan N rendah sebesar 33,08%. Berdasarkan indeks toleransi pada kondisi cekaman N rendah menunjukkan HLN03, HLN17, HLN18, HLN24, HLN25, HLN32, HLN35, HLN39, HLN46, dan HLN47 tergolong genotipe jagung hibrida yang toleran N rendah dengan hasil berkisar 8,37-10,02 t/ha dimana hasil tertinggi diperoleh dari genotipe HLN 32 (10,02 t/ha). Berdasarkan hasil analisis regresi bertahap menujukkan bahwa karakter lebar daun, umur berbunga jantan, penuaan daun, persentase tongkol abnormal, panjang tongkol, diameter tongkol, dan rendemen biji dapat digunakan sebagai indikator  karakter jagung hibrida yang toleran N rendah.


Kata kunci: Jagung hibrida, nitrogen rendah, karakter seleksi.

Penulis : Herawati, Roy Efendi, dan Muh. Azrai
Institusi : Balai Penelitian Tanaman Serealia
Topik : Pemupukan
Kategori : Jagung
Kata kunci :
Halaman : 173-180
Download : PP02032018-Herawati.pdf