Kajian Pengembangan Varietas Unggul Baru Padi Sawah dengan Pendekatan Pengelolaan Tanaman Terpadu di Dompu, Nusa Tenggara Barat


Salah satu cara meningkatkan produksi padi adalah menggunakan varietas unggul baru yang sesuai dengan preferensi petani. Pengkajian bertujuan untuk mengetahui produktivitas dan preferensi petani terhadap varietas unggul baru padi sawah yang dibudidayakan dengan pendekatan pengelolaan tanaman terpadu (PTT). Pengkajian dilaksanakan pada lahan sawah milik petani pada MK I (April-Juli 2015) di Desa Ranggo, Kecamatan Pajo, Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat, pada lahan seluas 1,0 ha dengan melibatkan petani. Pengkajian disusun mengikuti rancangan acak kelompok dengan empat ulangan. Sebagai perlakuan adalah lima varietas unggul baru padi sawah yaitu Inpari-10, Inpari-16, Inpari-19, Inpari-22, dan Inpari-30 Ciherang Sub-1, Varietas Cigeulis digunakan sebagai pembanding. Benih ditanam  menggunakan sistem jajar legowo 2:1 dengan jarak tanam (40 x 20) x 10 cm. Tanaman dipupuk dengan urea 200 kg/ha dan NPK 200 kg/ha. Peubah yang diamati antara lain tinggi tanaman, jumlah anakan, jumlah gabah, bobot 1000 butir, dan hasil gabah. Hasil pengkajian menunjukkan pertumbuhan dan komponen hasil varietas unggul baru padi sawah berbeda nyata dengan varietas pembanding. Varietas Inpari-30 Ciherang Sub-1 memberikan hasil 4,79 t/ha GKG, lebih tinggi 10% dibanding varietas pembanding Cigeulis (4,35 t/ha GKG). Petani setempat lebih menyukai varietas Inpari-30 Ciherang Sub-1 karena selain berdaya hasil tinggi juga memiliki rasa nasi yang enak.


Kata kunci: Padi sawah, varietas, budi daya, preferensi petani.

Penulis : Sudarto*, Awaludin Hipi, dan Hiryana Windiyani
Institusi : Balai Pengkajian Teknologi Pertanian NTB
Topik : PTT
Kategori : Padi
Kata kunci :
Halaman : 95-99
Download : PP02022018-Sudarto.pdf