Keragaman Genetik Populasi Gandum Hasil Persilangan Konvergen


Gandum merupakan tanaman asli subtropik, sehingga sumber daya genetiknya di Indonesia sangat terbatas. Persilangan konvergen merupakan salah satu upaya untuk memperluas keragaman genetik tanaman gandum untuk mendapatkan genotipe yang memiliki karakter spesifik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keragaman genetik segregan gandum hasil persilangan konvergen, berdasarkan marka Simple Sequence Repeats (SSRs). Sebanyak 57 genotipe gandum diuji keragaman genetiknya menggunakan 39 marka SSR untuk mengetahui keragamannya. Hasil penelitian menunjukkan pengelompokan berdasarkan UPGMA terhadap matriks kemiripan dengan koefisien kemiripan genetik berkisar 0.30-0.95. Pada koefisien kemiripan 0.3 memisahkan 57 genotipe dalam dua kelompok, yaitu kelompok 1 yang terdiri atas segregan, tetua Oasis, Guri1, Guri2 dan kelompok dua yang terdiri atas Dewata, Alibey, Rabe/M088, Selayar, HP 1744 dan Tepoca/Rabe. Alel yang terbentuk pada seluruh genotipe pada 39 primer adalah 137 alel dengan kisaran pasang basa yang terbentuk 85,6-553 bp. Nilai PIC dan jumlah alel rata-rata 0,35 dan 3,51. Terjadi peningkatan variabilitas genetik pada populasi genotipe uji dan diperoleh 22 kandidat pasangan genotipe yang memiliki nilai jarak genetik tinggi (e”0.75) yang memiliki peluang pembentukan rekombinan yang lebih besar.

Kata kunci: Gandum, keragaman genetik, persilangan konvergen, marka Simple Sequence Repeat.

Penulis : Amin Nur*, Karlina Syahruddin, dan Marcia B. Pabendon
Institusi : Balai Penelitian Tanaman Serealia
Topik : Gandum, keragaman genetik, persilangan konvergen, marka Simple Sequence Repeat
Kategori : Gandum
Kata kunci : Hasil Persilangan Konvergen
Halaman : 143-152
Download : 07-PP01-02-2017-AminNur.pdf