Home » Sumber Daya

Keberhasilan Puslitbang Tanaman Pangan dalam melaksanakan tugas dan fungsinya sangat ditentukan oleh sumber daya manusia (SDM), dana sarana penelitian. Berbagai upaya pembinaan telah dilakukan untuk meningkatkan kemampuan SDM, baik melalui pelatihan jangka pendek, jangka panjang, maupun melalui pertemuan ilmiah di dalam dan luar negeri.

Sampai akhir bulan Desember 2017, SDM di lingkup Puslitbang Tanaman Pangan berjumlah 695 orang, 59 orang di antaranya berkualitas S3, 101 orang berlatar pendidikan S2, dan 156 orang berpendidikan S1. Sebagai lembaga penelitian yang telah banyak menghasilkan inovasi teknologi, Puslitbang Tanaman Pangan memiliki pejabat fungsional peneliti dari berbagai disiplin ilmu.

Untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi penelitian, Puslitbang Tanaman Pangan memiliki berbagai sarana penelitian di unit-unit kerjanya. Sarana penelitian berupa laboratorium dilengkapi secara bertahap. BB Padi memiliki delapan laboratorium yaitu Lab.Proksimat, Lab.Mutu Benih, Lab.Mutu Beras dan Gabah, Lab.Hara Tanah dan Tanaman, Lab.Biologi Hama dan Penyakit, Lab. Penelitian Hama Tikus, Lab.Biologi Tanaman, dan Lab. Flavor.Tiga laboratorium yang disebut pertama telah terakreditasi ISO 17025:2005. Nilai asset laboratorium mengalami perubahan akibat renovasi gedung dan penambahan atau modernisasi peralatan laboratorium.

Balitkabi memiliki lima Laboratorium yaitu Lab. Pemuliaan dan benih, Lab. Hama dan Penyakit, Lab. Kimia Pangan, Lab. Mekanisasi Pertanian, dan Lab. Tanah dan tanaman. Tersedianya fasilitas penelitian yang memadai sangat diperlukan untuk dapat mewujudkan misi Balai. Peralatan penelitian, sarana kerja, sarana pendukung dan prasarana penelitian dalam 10 tahun terakhir belum mendapatkan tambahan. Hasil evaluasi diri (self assessment) menyimpulkan bahwa peralatan penelitian tergolong usang dan kurang mendukung program penelitian teknologi tinggi dan strategis. Laboratorium Tanah dan Pemuliaan diakreditasi dan peralatannya akan dilengkapi sesuai dengan yang disyaratkan.

Balitsereal memiliki lima unit laboratorium, terdiri dari Lab. Biologi molekuler, Lab. Kimia tanah, Lab. Fisiologi hasil, Lab. Hama dan penyakit, dan Lab. Benih.Sementara Loka Penelitian Penyakit Tungro memiliki Laboratorium hama/Parasitologi dan Gudang Penyimpanan Benih Sumber.

Anggaran penelitian terutama berasal dari APBN, di samping dana kerja sama dengan lembaga penelitian lainnya, swasta, Pemda, dan institutsi lainnya.

Jumlah tenaga kerja di lingkup Puslitbang Tanaman Pangan, 2017