Home » SDM

Nama : Dr. Drs. Muhammad Muhsin, M.Si
NIP :
Unit Kerja : Pusat Penelitian dan Pengembangan Tanaman Pangan
Pendidikan : S3
Jabatan : Peneliti Madya
Bidang : Hama dan Penyakit Tanaman
Email : m.muhsin51@gmail.com
Komoditas : Padi

Dr. Drs. Nuhammad Muhsin, M.Si, mendapatkan gelar sarjana dari Fakultas Biologi Universitas Nasional (UNAS) tahun 1986, gelar Master (S2) diperoleh dari Institut Pertanian Bogor (IPB) tahun 1994. Sedangkan gelar Doktoral diperoleh dari Universitas Philippines Los Banos (UPLB) pada tahun 2004.

Pengalaman kerja sebagai peneliti dimulai pada tahun 1990 sebagai Asisten Peneliti Madya dan Jenjang fungsional Peneliti Madya diperoleh pada tahun 2012. Selama bekerja telah mengikuti berbagai pelatihan di dalam maupun di luar negeri, antara lain:

  1. Genetic Evaluation and Utilization, 1976, Filipina
  2. Integrated Pest management, 1985, Bogor
  3. Plant Virology, 1987, Jepang
  4. Post Doctoral, 2006, Jepang

Telah menghasilkan publikasi karya ilmiah dan hasil penelitian baik sebagai penulis tunggal maupun co-author; yang diterbitkan dalam jurnal ilmiah, semi ilmiah, prosiding maupun disampaikan pada forum pertemuan ilmiah, diantaranya:

Daftar Publikasi Internasional.

  1. Weed species infected by Rhizoctonia solani. Indonesian Society for Plant Pathology, 1975
  2. Technique of screening resistant varieties to grassy stunt disease. IRTP, IRRI, Los Banos, Philippines, 1978
  3. A green house screening technique for ragged stunt virus resistant. Int. Rice Res. Newsletter, 1980
  4. Distribution and seed transmission of soybean stunt virus on soybean seeds. Indonesian Society for Plant Pathology, 1987
  5. Comparison among Indonesian Isolates and Japanese Strains of Soybean Stunt Virus. JARQ, 1988
  6. Incidence of peanut stripe virus on soybean in Jabung, Lampung. JICA Reports, 1991
  7. Occurrence of Soybean Virus Diseases in Sumatera. Puslitbangtan-JICA, 1988
  8. Important virus diseases in soybean seed production. JICA Reports, 1991
  9. Strain identification of rice tungro spherical virus by molecular technique. IRRI, Los Banos, Philippines, 1997
  10. Genetic diversity of rice tungro spherical virus in tungro endemic provinces of the Philippines and Indonesia. Archive of Virology, 2000
  11. Comparative analysis of gene expression profiles rice tungro spherical virus. Korean Seminar on Rice Biotechnology, 2004
  12. Single Nucleotide Polymorphisms in a Gene for Translation Initiation Factor (eIF4G) of Rice (Oryza sativa) Associated with Resistance to Rice tungro spherical virus. MPMI, 2010

Daftar Publikasi Nasional.

  1. Skrining Ketahanan Varietas Padi terhadap penyakit hawar pelepah daun. Laporan Penelitian Bagian Hama dan Penyakit Tanaman, LP3, Bogor 1975
  2. Skrining Ketahanan Varietas Padi terhadap Penyakit Kerdil Rumput. Laporan Penelitian Bagian Hama dan Penyakit Tanaman, LP3, Bogor 1977
  3. Skrining Ketahanan Varietas Padi terhadap Penyakit Kerdil Hampa. Laporan Penelitian Bagian Hama dan Penyakit Tanaman, LP3, Bogor 1978
  4. Penyakit busuk daun padi Rhynchosporium leaf scald Perhim. Fitopatologi Indonesia (PFI) 1981
  5. Penularan virus belang kacang tanah di rumah kaca. Perhimpunan Fitopatologi Indonesia (PFI) 1985
  6. Hasil pengamatan penyakit virus belang kacang tanah di rumah kaca. Perhimpunan Fitopatologi Indonesia (PFI) 1985
  7. Beberapa sifat viruskerdil kedelai di Indonesia dan Jepang. Baliitan Bogor 1987
  8. Pengaruh SSV terhadap pertumbuhan kedelai dan hasil bijinya. Perhimpunan Fitopatologi Indonesia (PFI) 1988
  9. Tanaman inang dan reaksi varietas kedelai terhadap penyakit CMMV. Balittan Bogor 1988
  10. Pengendalian virus belang kacang tanah dengan menanam benih bebas virus. Balittan Bogor 1991
  11. Teknik deteksi virus penyebab penyakit pada tanaman ubi jalar. Balittan Bogor 1992
  12. Reaksi beberapa varietas kedelai terhadap dua isolat virus kerdil kedelai. Buletin Penelitian 1993
  13. Studi penyakit mosaik lepuh kedelai: akibatnya terhadap hasil kedelai. Perhimpunan Fitopatologi Indonesia (PFI) 1995
  14. Studi penyakit mosaik lepuh kedelai: epidemi penyakit. Perhimpunan Fitopatologi Indonesia (PFI) 1995
  15. Ekobiologi PStV dan pengembangan metode pengendalian penyakit belang kacang tanah. Balittan Bogor 1993
  16. Aplikasi teknik serologi dalam mendiagnosis virus tanaman pangan. Puslitbangtan 1995
  17. Ekoniologi fungi penyebab penyakit lempuh daun padi. Bulletin Penelitian 1994
  18. Identifikasi viruspenyebab penyakit mosaik lepuh pada kedelai. Penelitian Pertanian 1997
  19. Hubungan antara kejadian dan keparahan penyakit mosaik lepuh kedelai. Balittan Bogor 1994
  20. Virus-virus pada tanaman kedelai. Puslitbangtan 1996
  21. Perkembangan penelitian virus kerdil kedelai. Balittan Bogor 1994
  22. Deteksi virus kerdilkedelai dengan ELISA. Perhimpunan Biologi Indonesia 1995
  23. Pengaruh waktu inokulasi virus kerdil kedelai Balittan Bogor 1995
  24. Pengendalian virus tungro Laporan riset unggulan terpadu 1997
  25. Tungro dan cara pengendaliannya. Puslitbangtan 2007
  26. Penyakit virus yang ditularkan serangga vektor danpengendaliannya. Buku Padi, Puslitbangtan, LIPI 2008
  27. Genom virus batang tungro padi terintegrasi didalam genom padi. Pustaka 2008
  28. Laporan Penelitian Hasil Padi di Musim Kemarau dan Musim Hujan (1). Balai Besar Penelitian Tanaman Padi 2009
  29. Laporan Penelitian Hasil Padi di Musim Kemarau dan Musim Hujan (2). Balai Besar Penelitian Tanaman Padi 2010
  30. Laporan Penelitian Peningkatan Implementasi PHT di Tingkat Petani. Puslitbang Tanaman Pangan 2010
  31. Laporan Penelitian Permasalahan PHT di Lapangan. Puslitbang Tanaman Pangan 2011
  32. Laporan Penelitian Sintesis Pengamanan Produksi Padi Melalui Penerapan PHT Mendukung Program Peningkatan Surplus Beras Nasional. Puslitbang Tanaman Pangan 2012