Home » SDM

Nama : Prof. (Riset). Dr. Ir. I Made Oka Adnyana, M.Sc.
NIP :
Unit Kerja : Pusat Penelitian dan Pengembangan Tanaman Pangan
Pendidikan : S3
Jabatan : Profesor Riset
Bidang : Ekonomi Pertanian
Email : okamanikmas@gmail.com
Komoditas : Sosial Ekonomi

Made Oka Adnyana, pria, kelahiran Gianyar, Bali pada tanggal 26 September 1955, adalah anak ke enam dari 6 bersaudara putera Bapak Nyoman Tepluk (alm) dan Ibu Ni Ketut Ngayon (alm). Ia menikah dengan DR. Nimade Suwindri, MSc pada tahun 1983 dan telah dikarunia 2 puteri dan 2 putra. Peneliti Sosial- ekonomi Pertanian bekerja di Puslitbang Tanaman Pangan pada kelompok Penelitian Analisis Kebijakan Pembangunan Pertanian Sub-Sektor Tanaman Pangan. Setelah menempuh pendidikan di SR II di Desa Tulikup, Gianyar, SMP di Tabanan dan di SMAN I di Denpasar, ia diterima di Institut Pertanian Bogor(IPB), melalui proses penelusuran bakat. Gelar sarjana di peroleh dari Fakultas Pertanian IPB (Ir. 1979). Ia diundang oleh International Rice Research Institute (IRRI) untuk mengikuti Cropping System Training Program (CSTP) pada September 1981- Maret 1982 dan lulus dengan predikat terbaik (Distinction) dari 40 peserta. Karena prestasinya ini, USAID melalui IRRI memberi beasiswa untuk S2 dan gelar Magister of Science diperoleh dari University of the Philippines at Los Banos (UPLB) (MSc, 1984). Gelar Doctor of Phlosophy juga diperoleh dari UPLB (Ph.D 1987). Selama menempuh program pendidikan S2 dan S3 ia aktif sebagai asisten peneliti di IRRI.

Made Oka Adnyana mengawali Jenjang fungsional sebagai Ajun Peneliti Madia (1993), kemudian melompat menjadi Peneliti Madia (1996), Ahli Peneliti Madia (2001), dan akhirnya mencapai jenjang Ahli Peneliti Utama (2005). Orasi Ilmiah dia sampaikan di depan Dewan APU pada tahun 2005. Gelar Profesor Riset diperoleh pada tahun 2006, dan dia merupakan Profesor Riset ke 27 di Badan Litbang Pertanian dan ke 39 di tingkat Nasional. Dia menekuni dan mendalami bidang sosial ekonomi pertanian dan selama melakukan penelitian selama 35 tahun dia banyak membuat konsep penyebarluasan hasil-hasil penelitian seperti: (1) penelitian pengembangan skala ekonomi di tingkat petani, (2) penelitian Kawasan Timur Indonesia (KTI), (3) pengembangan Sistem Usahatani Padi Berorientasi Agribisnis (SUTPA), (3) pengembangan Sistem Usaha Pertanian (SUP), (4) Sistem Integrasi Tanaman Ternak Bebas Limbah (SITT-BL), (5) Usahatani Korporasi (Corporate Farming), (6) Merauke Integrated Rice Estate (MIRE), dan (7) Program Pengembangan Beras Nasional (P2BN) yang semuanya telah menjadi program nasional dan terbukti cukup berhasil. Karena kemampuannya membuat konsep dan program pengembangan pertanian, Pemerintah menganugrahkan ”Satya Lencana Wira Karya” pada tahun 1996. Pengalaman kerja sebagai peneliti diawali pada tahun 1979 sebagai pemulia padi di KP Muara, Balittan Bogor. Pada tahun yang sama ditunjuk sebagai koordinator penelitian dalam Proyek Penelitian Pertanian Mendukung Transmigrasi (P3MT) di daerah transmigrasi Sitiung, Sawahlunto Sijunjung, Sumatera Barat.

Ia ditunjuk sebagai Koordiantor Penelitian Kawasan Timur Indonesia (1990-1992), Puslitbang Tanaman Pangan; Ketua Kelompok Peneliti Sosial Ekonomi Pertanian dan Koordinator Nasional Penelitian Sosial Ekonomi Pertanian Tanaman Pangan (1989-1994); Koordinator Nasional Pengembangan Sistem Usahatani Berorientasi Agribisnis (SUTPA) pada 1994-1995; Koordinator Nasional Pengembangan Sistem Usahatani Pertanian (SUP) pada 1996-1999; Koordinator Nasional Pengembangan ”Corporate Farming” (1996-2001); Koordinator Nasional Penelitian Sistem Integrasi Tanaman Ternak Bebas Limbah (SITT-BL) pada 2001-2004; Ketua Tim penusun ”Master Plan Merauke Integrated Rice Estat (MIRE)” pada 2007-2009; Anggota Panel dan Penilai RUT dari Men Ristek (1995-1998), aggota tim penilai “in house program dari DRN (1995-1998). Dalam kegiatan kerjasama penelitian internasional, Made Oka Adnyana menjadi Anngota Asian Farming System Research Consortium di bawah koordinasi IRRI Los Banos (1990-1994). Koordinator Nasional Consortium for Unfavorable Rice Environment (CURE), IRRI Los Banos pada 2003-2010. Ketua Tim penyusun konsep program dan monitoring pelaksanaan Peningkatan Produksi Beras Nasional (P2BN) bekerjasama dengan International Rice Research Institute (IRRI), Los Banos, Philippines pada 2006-2008.

Selama bekerja, Made Oka Adnyana telah mengikuti berbagai pelatihan di dalam maupun di luar negeri, antara lain sebagai peserta Cropping System Training Program (CSTP) di IRRI Los Banos (1981-1982). Food Crop products supply and Demand Behavior di Iowa State University, USA pada 1995. Logical Frame work Training Program (ADB) di Jakarta pada 1999, SWOT training program di Jakarta pada 1999. Supply Cain Management Training Program di Jakarta (WB) pada 2002. Dynamic Programming Training Program di Jakarta (WB) pada 2004 dan pendidikan diklat pimpinan untuk pejabat eselon III pada 2003.

Dalam kegiatan simposium, seminar, konferensi, workshop, maupun pertemuan di tingkat internasional, baik sebagai invited speaker, pemakalah, ataupun peserta, dia telah sering mengikutinya di berbagai negara antara lain: Bangladesh, Cambodia, China, India, Korea, Laos, Malaysia, Philippnes, Sri Lanka, Thailand, Vietnam, Belanda, Brazilia, Meksiko, Venezuela, dan Kenya. Di tingkat nasional, Made Oka Adnyana kerap diundang sebagai pemakalah undangan, narasumber atau pembicara dalam berbagai seminar, workshop, atau forum ilmiah lainnya. Kerjasama dengan perguruan tinggi sebagai pengajar tidak tetap, pembimbing S2 dan S-3, penguji S-3, dan kegiatan penelitian telah dilakukan dengan IPB, Unud, serta beberapa perguruan tinggi swasta di Jakarta. Made Oka Adnyana juga aktif menjadi pembimbing dan promotor Professor Research mewakili Badan Litbang Pertanian di LIPI sejak 2006. Selain sebagai peneliti, dia juga pernah menduduki jabatan struktural, yaitu Kepala Bidang Perencanaan Program Penelitian, Puslitbang Tanaman Pangan. Dalam kegiatan pengembangan kelembagaan, Made Oka Adnyana berperan penting sebagai konseptor pembentukan Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) di 33 propinsi di Indonesia dan sekaligus menjadi Ketua Tim Asistensi pengembangan BPTP. Dia juga sebagai penggagas pembentukan Balai Besar Pengkajian Teknologi Pertanian (BBP2TP).

Sebagai peneliti, Made Oka Adnyana telah menghasilkan lebih dari 120 karya tulis ilmiah (KTI) yang ditulis sendiri atau bersama peneliti lain, yang dipublikasikan dalam jurnal, prosiding atau buku, baik yang bertaraf internasional maupun nasional. Beberapa hasil penelitian telah menjadi program nasional antara lain: pengembangan Kawasan Timur Indonesia, SUTPA, SUP, Corporate Farming, SITT-BL, P2BN dan MIRE.

Kegiatan terakhir dan yang sedang berjalan adalah sebagai tenaga ahli dan ketua tim pelaksana kerja sama penelitian dan pengembangan antara Badan Litbang Pertanian dan Mulia Group International. Dia telah berhasil menyusun Master Plan antara lain: Naima Integrated Rice Estate (NAIRE) dan Naima Integrated Corn Estate (NICE) yang akan diemplementasikan di Papuan New Guinea (PNG). Kedua Master Plan ini adalah Large Scale, Full Mechanize, and Zero Waste Rice and Corn Estate. Melalui Kerjasma ini dia telah dikirim ke Amerika, China, Korea dan Thailand untuk mempelajari large scale and full mechanized farming.

Made Oka Adnyana, Puslitbang Tanaman Pangan, Jl. Merdeka 147, Bogor 16151. Telpon: 0251-8331718; Faksimile: 0251-83312755 dan 8331398. e-mail: okamanikmas@gmail.com; manikmas@indo.net.id