Asuransi Pengayom Petani

Kementerian Pertanian telah bertekad mewujudkan kedaulatan, kemandirian, dan ketahanan pangan. Dalam konteks itu ada permasalahan utama untuk mewujudkan yaitu adanya perubahan iklim ekstrem dan dinamika lingkungan strategis akibat globalisasi yang mewujudkan risiko usaha tani, berupa gagal panen. Untuk mengatasi risiko yang berdampak buruk terhadap pencapaian target swasembada pangan maupun kesejahteraan petani dibutuhkan adanya perlindungan, di antaranya melalui asuransi pertanian.

Kehadiran negara untuk melindungi petani melalui asuransi pertanian berlandaskan pada argumentasi mendasar berikut. Pertama, oleh karena sebagian besar petani kita adalah petani kecil maka kemampuannya untuk mengatasi risiko tidak memadai. Kedua, mengingat petani adalah ‘sokoguru’ penyediaan pangan bangsa, maka secara moral dan rasional negara berkewajiban melindungi petani dari risiko yang dapat mengancam keberlanjutan usaha tani dan kesejahteraannya Ketiga, perlindungan melalui skim asuransi memungkinkan terbentuknya risk sharing antarpetani yang sinergis dengan prinsip penguatan kohesi sosial dalam komunitas petani.


Download :  AsuransiPengayomPetani.pdf


Arsip Repositori

//