Potensi, Peluang, dan Tantangan Pemanfaatan Spodoptera litura Nuclear Polyhedrosis Virus (SlNPV) Unt

Ulat grayak (Spodoptera litura F.) merupakan salah satu hama penting pada tanaman kedelai. Kehilangan hasil akibat serangan hama tersebut dapat mencapai 85%, bahkan dapat menyebabkan kegagalan panen (puso). Sampai saat ini pengendalian S. litura masih mengandalkan insektisida kimia, dan cara ini berdampak buruk terhadap fungsi dan kelangsungan hidup musuh alami seperti parasitoid dan predator. Selain itu penggunaan insektisida dapat menimbulkan masalah resistensi maupun resurjensi terhadap ulat grayak maupun hama lainnya. Oleh karena itu digunakan cara pengendalian alternatif yaitu dengan pemanfaatan patogen serangga yang mempunyai daya bunuh spesifik, tidak berdampak negatif terhadap parasitoid, predator, dan tidak mencemari lingkungan hidup. Patogen yang dapat digunakan sebagai bioinsektisida untuk pengendalian ulat grayak yaitu Spodoptera litura Nuclear Polyhedrosis Virus (NPV). Hasil dari beberapa tahap penelitian menunjukkan bahwa SlNPV berpotensi dikembangkan untuk mengendalikan ulat grayak. Mengingat SlNPV sebagai salah satu agens pengendali hayati telah terbukti efektif dan dapat diformulasikan serta secara umum SlNPV dapat diproduksi secara in vivo, maka SlNPV layak dikembangkan sebagai bioinsektisida. Dalam makalah ini akan dibahas mengenai potensi, peluang dan tantangan penggunaan SlNPV untuk pengendalian S. litura pada tanaman kedelai.


Download :  bedjo.rar


Arsip Repositori