Perbaikan Dalam Populasi Guna Menunjang Sistem Perjagungan Nasional di Indonesia

Populasi jagung dapat ditingkatkan frekwensi genetiknya melalui parbaikan dalam populasi dan antar populasi. Memuliakan jagung dari satu populasi disebut perbaikan dalam populasi, dan jika lebih dari satu populasi disebut perbaikan antar populasi. Sejumlah varietas bersari bebas (opv) maupun calon hibrida telah dihasiilkan melalui perbaikan dalam populasi. Seleksi berulang S1, S2, Saudara tiri, dan Saudara kandung telah dihasilkan varietas unggulan nasional yakni Sukmaraga, Srikandi Putih-1, Srikandi Kuning-1, dan Anoman-1. Disamping itu sejumlah galur murni generasi tinggi (>S4) telah dihasilkan dengan sistem seleksi endogamik S1-S4 yang telah diketahui pasangan heterotiknya untuk di uji multi lokasi sebagai calon hibrida silang tunggal. Evaluasi famili untuk tetua opv menerapkan sebaran normal, indeks kekeringan, sistem peringkat populasi, dan indeks cekaman. Intensitas seleksi 10%. OPV Balitsereal dapat menyumbang Rp. 171,832 milliar dalam sistem perjagungan nasional di Indonesia selama kurun 2004-2006 jika diassumsikan bahwa rataan hasil 4,0 t/ha, harga biji pipilan kering ka.15% Rp.1000/kg. Peranan hibrida belum nampak secara nyata ditingkat petani. (Kata kunci : Seleksi, bersari bebas, pendapatan)


Download :  Sem-23-11-M-Yasin-HG.zip


Arsip Repositori