Home » Paket Teknologi

Penelitian tanaman pangan telah memberikan sumbangan nyata bagi keberhasilan program peningkatan produksi pangan melalui penyediaan teknologi optimasi produktivitas dan stabilitas hasil. Teknologi yang telah dihasilkan melalui kegiatan penelitian dan pengembangan tanaman pangan meliputi varietas unggul, efisiensi pengelolaan lahan, air, tanaman dan organisme efisiensi pengelolaan lahan, air, tanaman dan organisme pengganggu (LATO), pengendalian OPT, efisiensi pengairan, perbaikan teknologi pascapanen dan budidaya. Hasil-hasil penelitian dituangkan dan disebarluaskan, antara lain melalui berbagai publikasi Puslitbang Tanaman Pangan dalam bentuk , prosiding, buletin, berita penelitian, laporan tahunan, dan ekspose. Beberapa hasil utama penelitian padi, jagung, serta kacang-kacangan dan umbi-umbian, diharapkan dapat mendukung peningkatan produksi pangan dan pendapatan petani.

Daftar Periksa Budidaya Padi Sawah Lahan Irigasi (Indonesia Rice Check)

Faktor penting untuk keberhasilan budidaya padi sawah dengan produktivitas optimal-maksimal adalah tata kelola teknologi atau manajemen teknologi. Tujuan penerapan manajemen... Selengkapnya →

Teknik Ubinan Pendugaan Produktivitas Padi Menurut Sistem Tanam

Upaya peningkatan produktivitas padi dengan hanya menggunakan varietas unggul berdaya hasil tinggi tidak akan efektif tanpa diikuti oleh teknik budi daya spesifik lokasi, terutama... Selengkapnya →

Daerah Pengembangan dan Anjuran Budidaya Padi Hibrida

Pemerintah telah menetapkan kebijakan ketahanan pangan, yang salah satunya adalah pencapaian swasembada beras berkelanjutan. Salah satu kebijakan operasional untuk mewujudkan hal... Selengkapnya →

Tikus Sawah: Bioekologi dan Pengendalian

Hingga saat ini tikus sawah Rattus argentiventer masih menjadi hama utama tanaman padi yang merupakan makanan pokok penduduk Indonesia. Kenyataan di lapang menunjukkan tingkat... Selengkapnya →

Perakitan dan Teknologi Produksi Benih Varietas Unggul Jagung Hibrida

Varietas unggul jagung hibrida berdaya hasil tinggi, tahan cekaman biotik (hama dan penyakit), toleran cekaman abiotik (kekeringan) dan umur genjah sangat dibutuhkan dalam... Selengkapnya →

System of Rice Intensification (SRI) dan Peluang Peningkatan Produksi Padi Nasional

Pemerintah telah mentargetkan swasembada beras dan bahkan surplus beras sebanyak 10 juta ton pada tahun 2014, melalui program peningkatan produksi beras Nasional (P2BN). Program... Selengkapnya →

Keragaman Virulensi dan Molekuler Virus Tungro dari Beberapa Daerah Endemis

Tungro merupakan salah satu penyakit penting pada padi yang menjadi kendala dalam peningkatan produksi padi di Indonesia. Tungro disebabkan oleh infeksi dua virus yang berbeda... Selengkapnya →

Sistem Pakar Budidaya Kedelai (SIPALE)

Kebutuhan akan cara budidaya spesifik lokasi telah lama diketahui, karena besar manfaatnya seperti: (1) efisien dalam penggunaan input, karena pemberianya sesuai kebutuhan tanaman... Selengkapnya →

//