Strategi Pengendalian Cendawan Fusarium sp. dan Kontaminasi Mikotoksin pada Jagung


Cendawan tular tanah, Fusarium sp., merupakan penyakit utama pada tanaman jagung, terutama pada musim hujan. Cendawan ini menyebabkan penyakit busuk batang, busuk tongkol, dan busuk biji. Gejala serangan: daun mendadak layu dan mengering, pangkal batang berubah warna menjadi cokelat kekuningan, dan apabila cendawan mencapai tongkol atau biji akan menyebabkan pembusukan biji. Spesies cendawan Fusarium yang dapat menginfeksi tanaman jagung adalah F. moniliforme (verticillioides), F.oxysporum, F. proliferatum, F. solani, F. equeseti, dan F. graminearum. Mikotoksin cendawan tular tanah Fusarium sp. bersifat toksik pada manusia dan hewan, berupa senyawa Zearalenon, Fomonisin, Trikotezen (Deoksinivalenol, toksin T2) dan Moniliformen. Infeksi Fusarium dan kontaminasi mikotoksin pada tanaman jagung harus dikendalikan sejak awal melalui beberapa tahapan, mencakup pengelolaan tanaman secara optimal, penggunaan varietas tahan, pengendalian penyakit fusarium secara kimiawi dan hayati, penanganan panen dan penanganan pascapanen secara baik, dengan perhatian pada penekanan senyawa mikotoksin pada biji.

Kata kunci: Jagung, cendawan Fusarium, mikotoksin, pengendalian.

Penulis : Soenartiningsih, M. Aqil, dan N.N. Andayani
Institusi : Balai Penelitian Tanaman Serealia
Topik : Strategi Pengendalian Cendawan Fusarium sp.
Kategori : Jagung
Subjek : Pengendalian Cendawan Fusarium sp. dan Kontaminasi Mikotoksin
Halaman : 85-98
Download : 09-iptek11012016Soenartiningsih.pdf

//