Pemanfaatan Paitan (Tithonia diversifolia) sebagai Pupuk Organik pada Tanaman Kedelai


Paitan merupakan gulma tahunan yang dapat digunakan sebagai pupuk organik untuk tanaman pangan. Bobot biomassanya mencapai 9-11 t/ha bahan basah selama musim kemarau dan 14-18 t/ha pada musim hujan. Sebagai sumber pupuk N, P, K bagi tanaman, paitan mengandung 3,50-4,00% N, 0,35-0,38% P, 3,50-4,10% K, 0,59% Ca, dan 0,27% Mg. Biomassa paitan dapat dimanfaatkan sebagai pupuk hijau, mulsa, atau kompos untuk meningkatkan kesuburan fisika dan biologi tanah. Daun maupun batang paitan yang dijadikan pupuk organik meningkatkan pertumbuhan dan hasil biji kedelai. Pemberian biomass paitan sebelum benih ditanam dapat menekan pertumbuhan benih kedelai karena paitan bersifat alelopati terhadap benih. Oleh karena itu pemberian biomassa paitan segar disarankan setelah benih tumbuh, 3-4 minggu setelah tanam.

Kata kunci: Kedelai, pupuk organik, paitan.

Penulis : Sri Ayu Dwi Lestari
Institusi : Balai Penelitian Tanaman Aneka Kacang dan Umbi
Topik : Pemanfaatan Paitan
Kategori : Kedelai
Subjek : Pupuk Organik untukTanaman Kedelai
Halaman : 49-56
Download : 05-iptek11012016SriAyu.pdf

//