Sebagai bagian dari kerjasama IRRI-Balitbangtan, CURE (Consortium for Unfavorable Rice Environments) berusaha mengembangkan sistem perbenihan berbasis masyarakat (SPBM) untuk padi pada agroekosistem tadah hujan sebagai strategi pengembangan teknologi dan peningkatan kapasitas pengelolaan benih, diversifikasi tanaman, pengelolaan tanaman, dan kebutuhan lainnya. Tujuannya adalah untuk meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani di daerah sub-optimal. Dengan kerangka pemikiran ini, CURE kemudian mengembangkan konsep SPBM.

Manual pelatihan SPBM ini berisi informasi tentang peran bank benih dalam sistem produksi padi, metodologi dan persyaratan, teknologi benih yang tepat, manajemen pengelolaan benih dan ketahanan pangan, serta keanekaragaman hayati pertanian. Dalam manual ini juga dipaparkan teknik manajemen kesehatan benih, praktek pengelolaan tanaman, berbagai teknologi produksi benih, dan dimensi sosial ekonomi budaya yang digambarkan dalam beberapa kasus.

Panduan ini merupakan produk belajar, umpan balik, dan tambahan pengetahuan yang berasal dari interaksi dengan peserta dari serangkaian program pelatihan SPBM yang diselenggarakan oleh IRRI (International Rice Research Institute) di Filipina. Masukan dalam bahan pembelajaran diambil dari program pelatihan serupa yang dilakukan di Laos dan Indonesia, yang juga merupakan bagian dari informasi dalam modul ini. Kami berharap manual ini dapat menjadi acuan dalam membangun sistem perbenihan berbasis masyarakat di Indonesia.

Untuk download e-book Manual Pelatihan Sistem Perbenihan Berbasis Masyarakat klik di sini.

Sumber: Pusat Penelitian dan Pengembangan Tanaman Pangan