Daya Saing Calon Varietas Jagung Hibrida NASA-29 di Jawa Timur


Pengembangan varietas unggul baru jagung berperan penting dalam upaya peningkatan produksi nasional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui daya saing calon varietas hibrida NASA-29. Penelitian dilakukan di Desa Solokuro, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, pada September 2016 sampai Januari 2017. Calon varietas jagung hibrida NASA-29 ternyata memiliki keunggulan dalam hal jumlah tongkol dibanding varietas komersial yang ditanam petani. Hasil uji pendahuluan menunjukkan sifat prolifiknya mencapai 70%, namun di Desa Solokuro, Kabupaten Lamongan, baru mencapai 10% akibat cekaman kekeringan di awal pertumbuhan, tetapi memiliki keunggulan yang lain seperti ukuran tongkol dan pengisian biji serta kekokohan batang yang lebih baik dari varietas komersial. Potensi hasil NASA-29 sama dengan varietas DK-959 dan BISI-2, bahkan lebih unggul dari varietas PAC-339 dan NK-33. Secara ekonomi, calon varietas NASA-29 lebih menguntungkan. Analisis R/C dan B/C rasio menunjukkan calon varietas hibrida NASA-29 lebih unggul dibanding varietas hibrida lainnya. Preferensi petani terhadap panjang tongkol, diameter tongkol, rendemen biji dan potensi hasil menunjukkan NASA-29 mendapat penilaian yang lebih baik dari varietas lainnya, sehingga berpeluang dikembangkan lebih lanjut.

Kata kunci: jagung hibrida, karakter agronomi, preferensi petani.

Penulis : Bahtiar1, Muh. Azrai1, M. Arsyad Biba1, dan Muh. Syakir2
Institusi : 1Balai Penelitian Tanaman Serealia, 2Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian
Topik : Jagung NASA29
Kategori : Jagung
Subjek :
Halaman : 35-42
Download : PP02012018-Bahtiar.pdf