Evaluasi dan Strategi Pencapaian LTT Padi Provinsi Sulawesi Barat

Dalam rangka melakukan evaluasi capaian serta mengatasi permasalahan pada Dinas Kabupaten se-Provinsi Sulawesi Barat terkait dengan Luas Tambah Tanam (LTT) Padi untuk kegiatan UPSUS, maka sebagai leader Dinas Pertanian Provinsi Sulawesi Barat menyelenggarakan Rapat Koordinasi (Rakor) yang diselenggarakan di Aula BPTP Sulawesi Barat pada Jumat (14/9) kemarin.

Saat membuka Rakor secara resmi, Plt. Kepala Dinas Pertanian menyampaikan bahwa komunikasi antar stakeholder terkait masih perlu ditingkatkan lagi untuk mengurangi permasalahan yang ada selama ini. Ia mencontohkan tentang laporan data LTT yang masih belum sinkron dengan BPS Provins. Padahal ini menjadi rapor bagi dinas pertanian. Untuk itu, Ia menyarankan agar ke depannya pelaporan data LTT setiap bulan harus diintensifkan dan segala permasalahan yang ada dapat disampaikan melalui Dinas Pertanian Provinsi untuk ditindaklanjuti ke BPS Provinsi.

Sementara itu, di tempat yang sama, Kepala Puslitbangtan sebagai penanggung jawab UPSUS Provinsi Sulawesi Barat menyampaikan data realisasi serta strategi pencapaian LTT September 2018. Atas paparan tersebut, ia mengungkapkan bahwa bantuan padi untuk lahan kering yang semula ditargetkan 5.000 ha bertambah menjadi 23.000 ha.

Hadir dalam acara Rakor tersebut antara lain Plt. Kepala Dinas Pertanian Provinsi Sulawesi Barat, Penanggung jawab UPSUS (Kapuslitbangtan), Ditjen Tanaman Pangan, Kepala BPTP Sulbar, Kabid Statistik BPS Provinsi Sulbar, Kepala BPSB Provinsi Sulbar, Perwakilan Danrem dan para Kabid Tanaman serta petugas data dari seluruh Dinas Pertanian Kabupaten se-Provinsi Sulbar. (HRY/UJE)

Berita Terkait

Belum Ada Komentar

Isi Komentar