Pemutakhiran SIM ASN dan SAPK Lingkup Balitbangtan

Dalam rangka melaksanakan amanat Pasal 127 Undang-undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN), Badan Litbang Pertanian melaksanakan kegiatan validasi data Sistem Informasi Manajemen (SIM) ASN lingkup Badan Litbang Pertanian yang berlangsung pada 24-27 Juli 2018 di Mataram, Lombok. Acara dibuka langsung oleh Kepala Bagian Kepegawaian Balitbangtan dan diikuti oleh seluruh pengelola kepegawaian Unit Kerja dan Unit Pelaksana Teknis lingkup Badan Litbang Pertanian termasuk di antaranya Kepala Bagian Tata Usaha Puslitbang Tanaman Pangan beserta Kepala Sub Bagian Kepegawaian dan 2 staf terkait.

Dalam sambutannya, Kepala Bagian Kepegawaian Balitbangtan menyampaikan bahwa updating data kepegawaian dalam Sistem Informasi Manajemen (SIM) ASN menjadi sangat penting. Oleh karena itu, updating data selain oleh petugas yang menangani SIM ASN, maka setiap individu juga pada prinsipnya bertanggung jawab dan harus aktif memperbarui data mereka. Lebih jauh, disampaikan pula olehnya bahwa penerapan sanksi disiplin pegawai harus didasarkan pada prinsip pembinaan pegawai. “Bukan menghukum pegawai,” ujarnya menjelaskan.

Terkait itu, validitas data SIM ASN merupakan tanggung jawab bersama, tidak hanya operator SIM ASN, tapi juga ASN yang bersangkutan. Sehingga ASN diharapkan untuk peduli dan mempunyai rasa tanggung jawab terhadap data masing-masing yang bersifat dinamis sampai masa usia pensiun. Dalam hal ini, Sistem Informasi Manajemen (SIM) Aparatur Sipil Negara (ASN) menjadi keniscayaan untuk menjamin efisiensi, efektivitas dan akurasi dalam manajemen ASN.

Kegiatan yang berlangsung selama empat hari ini tidak saja bertujuan untuk melakukan koordinasi pengelolaan kepegawaian lingkup Badan Litbang Pertanian, namun juga sekaligus menjadi upaya dalam menyempurnakan dan memvalidasi data SIM ASN maupun Sistem Aplikasi Pelayanan Kepegawaian (SAPK) serta memperoleh solusi permasalahan pada pengelolaan kepegawaian. (HR/TH/Uje)

Berita Terkait

Belum Ada Komentar

Isi Komentar