Kunjungan Kerja Mentan ke Balitsereal

Kunjungan Kerja Menteri Pertanian RI bersama Kepala Badan Litbang Pertanian dan Kepala Puslitbang Perkebunan ke Balai Penelitian Tanaman Serealia pada tanggal 5 Juli 2018. Dalam kunjungannya ke Balitsereal, Bapak Menteri berkenan meninjau areal pertanaman jagung dengan sistem tanam Surjan.

Perlu diketahui bahwa sistem tanam Surjan merupakan salah satu usaha penataan lahan untuk melakukan diversifikasi tanaman di lahan pasang surut. Dengan sistem surjan, lahan yang semula tergenang ditata ulang dengan meninggikan sebagian lahan membentuk sebuah galangan selebar 2 m dan tinggi 0,5 m. Di atas galangan inilah beragam tanaman buah dan palawija ditanam. Sedangkan bekas tanah yang digali untuk membuat galangan tersebut bisa dimanfaatkan sebagai embung untuk cadangan air.

Selain ke lokasi Surjan Mentan juga menyempatkan untuk meninjau peternakan ayam KUB yang masih berlokasi di Balitsereal. Balitsereal telah ditargetkan untuk menyediakan bibit ayam KUB sebanyak 10 juta ekor guna mendukung program Bedah Kemiskinan Rakyat Sejahtera (BEKERJA). Tidak terlalu sulit untuk membiakan ayam KUB di Balitsereal selain mudah perawatannya, pakan ayamnya pun cukup tersedia.

Setelah meninjau ke lokasi Surjan dan lokasi peternakan ayam KUB Bapak Mentan memberikan arahan agar Balitsereal membuat Monumen jagung. Monumen tersebut sebagai simbol bahwa bangsa Indonesia sudah mampu swasembada serta melakukan ekspor jagung. Selain sebagai simbol, monumen tersebut dibuat sebagai pusat pembelajaran jagung di Indonesia karena nantinya sekeliling monumen akan ditanam plasma nutfah jagung Indonesia. (RTPH/Uje)

Berita Terkait

Belum Ada Komentar

Isi Komentar