Jalan Panjang Penyelesaian HCA IRRI

Hari ini, tanggal 23 Mei 2018 Host Coutry Agreement (HCA) International Rice Research Institute (IRRI) telah dirampungkan. Bertempat di ruang rapat kelompok peneliti analisis kebijakan Puslitbang Tanaman Pangan, draft terakhir HCA dibahas bersama antar kementerian. Hadir dalam rapat tersebut direktur IRRI Indonesia (Prof. Dr. Hasil Sembiring), perwakilan Subbidang Kerjasama Puslitbang Tanaman Pangan, Biro KLN dan Kerjasama Badan Litbang Pertanian, Kementerian Pertanian, Kementerian Luar Negeri, Kementerian Sekretariat Negara, dan Kementerian Keuangan. Rapat dibuka oleh Kepala Bagian Multilateral (Dewi Kartika Damayanti, SE) dan dilanjutkan dengan diskusi terbuka membahas draft HCA.

Perlu diketahui, pembahasan HCA IRRI telah dimulai sejak tahun 2015. Sampai dengan saat ini, HCA IRRI mengalami beberapa perbaikan berdasarkan masukan dari berbagai pihak. Beberapa isu yang dihadapi di dalam draft HCA terakhir adalah terkait dengan pembebasan pajak tenaga ahli IRRI, dan pembiayaan operasional gedung IRRI. Namun, masalah tersebut dapat terselesaikan melalui peraturan menteri keuangan (PMK) nomor 156 tahun 2015, yang menyatakan IRRI telah menjadi organisasi internasional yang dibebaskan dari pajak penghasilan oleh pemerintah. Kemudian, mengenai masalah pembiayaan operasional gedung IRRI telah memperoleh restu untuk dibiayai melalui anggaran Kementerian Pertanian sebagai focal point.

Draft HCA yang telah selesai, nantinya akan diproses oleh Badan Litbang Pertanian, Kementerian Pertanian ke pihak-pihak terkait untuk mendapatkan dokumen resmi dari Kementerian Luar Negeri yang kemudian akan ditandatangani oleh Kepala Badan Litbang Pertanian (Dr. M. Syakir) dan Direktur Jendral IRRI (Dr. Matthew Morrell). Dengan rampungnya HCA tersebut, diharapkan kedepannya kerjasama antara IRRI dan  Indonesia dapat lebih intens dan mendukung kebijakan swasembada padi di Indonesia. (HR/EGA)

Berita Terkait

Belum Ada Komentar

Isi Komentar