Musim Panen Raya Padi, Tuban Stok Melimpah

Menteri Pertanian yang diwakili oleh Dirjen Tanaman Pangan hari ini (08/02/2018) melakukan panen raya padi di Kecamatan Soko, Kabupaten Tuban, Jawa Timur. Luas areal tanaman padi yang dipanen seluas 1.147 ha, dengan produktivitas 7,5 – 8,0 ton GKP/ha dan Indeks Pertanaman (IP) 2,5 - 3,0. Seiring telah memasuki musim panen raya harga gabah di Kabupaten Tuban mengalami penurunan. Harga gabah pada tanggal 15 Januari mencapai Rp. 5.700/kg GKP turun menjadi Rp. 4.700/kg GKP. Penurunan harga tersebut sudah menjadi fenomena biasa ketika musim panen raya. Mayoritas petani di kecamatan Soko menanam padi varietas Ciherang dan mendapatkan hasil tinggi dan terbebas dari serangan hama penyakit.

Menurut Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Tuban kebutuhan beras di Kabupaten Tuban dipastikan tercukupi karena hasil panen padi di area pertanian Kabupaten Tuban sangat melimpah sehingga mengalami surplus. Surplus hasil panen padi mencapai sekitar 54,7 persen atau sekitar 188 ribu ton melebihi dari kebutuhan beras di wilayah Kabupaten Tuban.

Hal tersebut dibenarkan oleh Dirjen Tanaman Pangan Kementerian Pertanian, bahwa untuk bulan Januari saja total luas panen padi Kabupaten Tuban seluas 2.726 ha (setara beras 9.758 ton), untuk panen bulan Februari diperkirakan seluas 9.686 ha (setara beras 85.003 ton) dan panen bulan Maret seluas 23.746 ha (setara beras 80.156 ton).

Berdasarkan jumlah penduduk yang mencapai 1,3 juta jiwa, maka konsumsi beras per bulan di Kabupaten Tuban adalah 8.741 ton, sehingga untuk bulan Januari terjadi surplus beras sebanyak 1.016.87 ton, bulan Februari diperkirakan 76.261 ton dan bulan Maret sekitar 71.415 ton. (RTPH/Uje)

Berita Terkait

Belum Ada Komentar

Isi Komentar