Varietas Inpari 34 dan Inpari 35 Terbukti Tahan Salinitas

Badan Litbang Pertanian terus berupaya berinovasi guna mendukung swasembada pangan berkelanjutan. Salah satunya adalah  melepas varietas-varietas padi sesuai dengan karakteristik lahan yaitu  varietas Inpari 34 dan Inpari 35 yang mampu tahan terdahap salinitas.

Sesuai dengan deskripsinya varietas Inpari 34 dan Inpari 35 tahan terhadap cekaman salinitas dan potensi hasilnya rata-rata 8 ton per hektar. Dengan adanya informasi varietas tahan salinitas tersebut maka Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Jawa Tengah telah melakukan uji coba ketahanan varietas terhadap salinitas yaitu Inpari 34, Inpari 35 dan Ciherang Inpari 9 seluas 65 ha di pesisir Kendal tepatnya di Desa Purwokerto dan Desa Turunrejo Kecamatan Brangsong.



Sebelumnya di lokasi tersebut petani padi selalu gagal menanam padi, dikarenakan lahan sawah yang berada di pinggir pantai memiliki kadar air garam yang tinggi. Sehingga tidak menutup kemungkinan air asin pantai bisa masuk ke areal persawahan dan mengakibatkan tanaman padi mangalami cekaman lingkungan tidak dapat berproduksi optimal dan menjadi mati.  

Hasil dari panen padi varietas jenis Inpari 34 dan 35 dalam satu hamparan mampu menghasilkan sekitar 7 hingga 9 ton per hektarnya. Sedangkan produksi yang dicapai tanaman padi lainnya dengan lahan yang sama hanya mampu menghasilkan produksi padi sebanyak 4 – 6 ton per hektar.

Dengan adanya varietas padi tahan salinitas dengan hasil yang memuaskan, kini petani pesisir bergairah kembali untuk menanam padi. (RTPH/Uje)

Berita Terkait

Belum Ada Komentar

Isi Komentar