Panen Raya di Denfarm Percepatan Perbanyakan Benih Padi dengan Teknologi Jarwo Super

Dalam rangka mendukung penyebarluasan teknologi Jarwo Super di Provinsi Nusa Tenggara Barat, BPTP NTB telah melakukan Denfarm Percepatan Perbanyakan Benih Padi Melalui Implementasi Teknologi Budidaya Padi Jajar Legowo Super di Nusa Tenggara Barat. Pengembangan jarwo super di NTB dilaksanakan di lahan irigasi dengan target seluas 1000 hektar dengan lokasi pengembangan jarwo super tersebar di pulau Lombok (524 Ha) dan pulau Sumbawa (476 Ha). Kabupaten pelaksana yaitu kabupaten Lombok Barat (234 Ha), Lombok tengah (90 Ha), Lombok timur (200 Ha), Sumbawa barat (25 Ha), Sumbawa (281 Ha), Dompu (60 Ha) dan Bima (110 Ha).

Upaya untuk penyebarluasan inovasi teknologi tersebut maka, BPTP NTB melaksanakan temu lapang dan panen raya pada tanggal 5 September 2017 di desa Berare kecamatan Moyo Hilir kabupaten Sumbawa.

Lokasi demfarm percepatan perbanyakan benih padi melalui implementasi teknologi budidaya padi jajar legowo super merupakan lokasi hamparan seluas 116 Ha yang tergabung dalam 5 kelompok tani yaitu kelompok tani Buin Resong (32 Ha), Buin Lajendre (26 Ha), Buin Panan (22 ha), Buin Putat (20 Ha), dan Buin Panto (6 Ha) dengan total luas jarwo super kabupaten Sumbawa seluas 281 Ha.

Salah satu output dari kegiatan implementasi teknologi jarwo super ini akan menjadi calon benih yang akan didistribusikan ke seluruh kabupaten di provinsi NTB. Sehingga hasil panen gabah petani diserap oleh produsen benih PT Pertani dan penangkar lokal yang telah dinyatakan lulus seleksi lapang oleh balai sertifikasi benih masing – masing kabupaten. Sampai saat ini total benih yang sudah diserap oleh PT Pertani sebanyak 65.250 kg GKP dan Penangkar Lokal 99.015 kg GKP dari Demfarm Percepatan Perbanyakan Benih Padi.

Berita Terkait

Belum Ada Komentar

Isi Komentar