HJ 21 dan HJ 22 AGRITAN, Duo VUB Jagung Hibrida dengan Berbagai Kelebihan

Dengan umur masak fisiologis yang relatif pendek, sekitar 80-82 hari (umur panen 90-92 hari), HJ 21 Agritan dan HJ 22 Agritan hadir dengan potensi hasil mencapai 12 ton/ha (pipilan kering, kadar air biji 15%). Kedua hibrida jagung unggul baru rilisan Balai Penelitian Tanaman Serealia ini merupakan F1 hasil persilangan galur-galur unggulan yang telah cukup lama diperbaiki dan dikembangkan oleh pemulia jagung di Maros. Mengkombinasikan keunggulan potensi hasil yang dimiliki oleh tetua betina dan galur-galur tahan OPT utama dan berumur genjah sebagai tetua jantan, kedua varietas jagung hibrida dinilai memiliki prospek yang sangat bagus untuk dikembangkan. Hadir dengan biji berwarna oranye terang bertipe mutiara (flint), HJ 21 Agritan dan HJ 22 Agritan sangat sesuai untuk bahan baku pakan. Ditambah sifat stay green yang dimilikinya, brangkasan kedua varietas ini dapat dimanfaatkan sebagai hijauan tambahan untuk pakan setelah tongkol dipanen. Semoga kedua varietas segera mendapat tempat di hati petani dan diminati pasar industri.

Beberapa karakteristik HJ 21 Agritan dan HJ 22 Agritan:

Karakteristik HJ 21 AGRITAN HJ 22 AGRITAN
Umur Genjah Genjah
50% malai pecah (anthesis) ± 55 hst. 50% malai pecah (anthesis) ± 54 hst.
50% keluar rambut (silking) ± 57 hst. 50% keluar rambut (silking) ± 56 hst.
Masak fisiologi (maturity) ± 82 hst. Masak fisiologi (maturity) ± 80 hst.
Tinggi tanaman ± 208,7 cm ± 197,1 cm
Tinggi letak tongkol ± 97,9 cm ± 94,1 cm
Keseragaman tanaman Seragam 95-98% Seragam 95-98%
Tipe biji Mutiara (Flint) Mutiara (Flint)
Warna biji Oranye Oranye
Jumlah baris biji ±14 – 16 baris 14 – 16 baris
Bentuk tongkol Silindris, panjang ±17,3 cm Besar kerucut, panjang ±18,5 cm
Penutupan kelobot Menutup dengan baik Menutup dengan baik
Perakaran Kuat Kuat
Ketahanan terhadap kerebahan Tahan Tahan
Potensi hasil ± 12,2 t ha-1 pipilan kering kadar air 15% ± 12,1 t ha-1 pipilan kering kadar air 15%
Rata-rata hasil ± 11,4 t ha-1 pipilan kering kadar air 15% ± 10,9 t ha-1 pipilan kering kadar air 15%
Bobot 1000 butir (KA 15%) ± 421,2 g ± 393,1 g
Kandungan karbohidrat ± 58,0 (%) ± 52,3 (%)
Kandungan protein ± 12,7 (%) ± 13,9 (%)
Kandungan lemak ± 12,3 (%) ± 10,4 (%)
Ketahanan terhadap OPT utama Tahan penyakit bulai (Peronosclerospora philipinensis L.), Helmintosporium, dan karat daun Tahan penyakit bulai (Peronosclerospora philipinensis L.), Helmintosporium, dan karat daun
Pemulia Andi Takdir M., R. Neni Iriany M., Muzdalifah Isnaini, Abd Rahman, Sampara, dan Muhammad Azrai Andi Takdir M., R. Neni Iriany M., Muzdalifah Isnaini, Abd Rahman, Sampara, Muhammad Azrai, dan Made Jana Mejaya

Sumber: Pusat Penelitian dan Pengembangan Tanaman Pangan

Berita Terkait

//

Belum Ada Komentar

Isi Komentar