Sistem Tanam Jajar Legowo, Apa dan Bagaimana?

Produktivitas tanaman ditentukan oleh interaksi antara varietas, lingkungan tumbuh dan pengelolaanya. Sifat fisiologis dan morfologis varietas yang ditanam akan beradaptasi yang berbeda tergantung dari faktor lingkungan dan teknik budidaya selama dalam pertanaman. Berbeda sistem tanam akan memberikan capaian hasil yang berbeda akibat populasi tanaman yang tidak sama. Sistem tanam Jajar Legowo atau disingkat Legowo memberikan lorong panjang yang lebih leluasa bagi petani melakukan pemeliharan tanpa banyak mengganggu tanaman. Iklim mikro antar tanaman diperbaiki dan populasi tanaman ditiingkatkan. Oleh karena itu tanaman padi berpeluang lebih tinggi produktivitasnya apabila ditanam dengan sistem legowo.

Sistem tanam legowo merupakan cara tanam padi sawah dengan pola beberapa barisan tanaman yang diselingi satu barisan kosong. Tanaman yang seharusnya ditanam pada barisan yang kosong dipindahkan sebagai tanaman sisipan di dalam barisan. Pada awalnya tanam jajar legowo umum diterapkan untuk daerah yang banyak serangan hama dan penyakit. Pada baris kosong, di antara unit legowo, dapat dibuat parit dangkal. Parit dapat berfungsi untuk mengumpulkan keong mas, menekan tingkat keracunan besi pada tanaman padi atau untuk pemeliharaan ikan kecil (muda). Namun kemudian pola tanam ini berkembang untuk memberikan hasil yang lebih tinggi akibat dari peningkatan populasi dan optimalisasi ruang tumbuh bagi tanaman.

Sistem tanam jajar legowo pada arah barisan tanaman terluar memberikan ruang tumbuh yang lebih longgar sekaligus populasi yang lebih tinggi. Dengan sistem tanam ini, mampu memberikan sirkulasi udara dan pemanfaatan sinar matahari lebih optimal untuk pertanaman. Selain itu, upaya penanggulangan gulma dan pemupukan dapat dilakukan dengan lebih mudah. Pada saat ini praktek legowo di lapangan cukup beragam. Hal ini kemungkinan dapat menyebabkan kerancuan dan kekurangakuratan dalam estimasi produksi tanaman. Mengantisipasi hal tersebut, Pusat Penelitian dan Pengembangan Tanaman Pangan melalui satuan kerja Balai Besar Penelitian Tanaman Padi telah menerbitkan buku acuan penerapan sistem tanam legowo yang benar mulai dari penanaman hingga pengambilan sampel ubinan, sehingga dalam pelaksanaannya benar-benar dapat mencapai tujuan yang diharapkan. Semoga panduan ini bermanfaat untuk banyak pihak yang memerlukannya.

Panduan Sistem Tanam Legowo dapat diunduh melalui tautan: http://www.bbpadi.litbang.deptan.go.id/library/content/file/102/0000/0000/0000/a43513e611444f8a1efe37e929bec6281994-23-09-2013-11-20-52.pdf

Sumber: Pusat Penelitian dan Pengembangan Tanaman Pangan

Berita Terkait

Belum Ada Komentar

Isi Komentar