Ketahui Populasi Tanaman, Rencanakan Kebutuhan Sarana Produksi

Mengetahui jumlah populasi tanaman per satuan luas (misalnya per hektar) menjadi penting khususnya bagi para tenaga pembimbing lapangan seperti PPL, mandor tanaman bahkan bagi petani sendiri. Dengan mengetahui populasi tanaman per satuan luas (hektar) kita bisa merencanakan kebutuhan pupuk, pestisida, tenaga kerja secara lebih tepat, yang pada akhirnya kebutuhan biaya yang diperlukan untuk pembelian pupuk, pestisida dan upah tenaga kerja dapat dihitung secara lebih cepat dan akurat.

Jumlah populasi tanaman per satuan luas ditentukan oleh beberapa faktor diantaranya jarak tanam yang digunakan serta model pertanaman. Dalam kondisi jarak tanam jagung yang teratur tentu tidak akan sulit menghitung jumlah populasi per satuan luas. Namun demikian, keadaan akan menjadi sulit apabila kondisi jarak tanam tidak beraturan. Kondisi ini sering dialami oleh tenaga PPL di lapangan saat diminta untuk membuat laporan perkiraan hasil panen suatu wilayah. Berikut ini cara yang dapat dilakukan untuk menghitung cepat populasi tanaman dalam kondisi jarak tanam tidak diketahui atau tanaman tidak teratur.

Pertama-tama kita harus mengambil sampel luasan yang mewakili populasi. Sampel yang direkomendasikan adalah berukuran 4 x 5 m (atau ukuran lain asalkan luasannya 20 m2 ). Selanjutnya hitung jumlah tanaman yang terdapat pada luasan tersebut. Lakukan hal sama pada minimal 10 tempat dalam lokasi pertanaman. Setelah dilakukan pengukuran populasi tanaman pada 10 tempat tersebut, hitung rata-rata populasi dengan rumus: ∑▒〖P/n〗 dimana P adalah jumlah tanaman sampel dan n adalah jumlah lokasi sampel. Jumlah tanaman per ha dihitung dengan rumus:  jumlah tanaman pada luasan 20m2 x 10.000 m2 / 20m2.

Contoh perhitungan
Seorang PPL diminta untuk menghitung jumlah populasi tanaman jagung di Desa A. Pertanaman dalam kondisi tidak beraturan dan tidak ada jarak tanam yang pasti. Sang PPL selanjutnya menggunakan persamaan diatas untuk menentukan jumlah populasi tanaman. Pertama-tama dibuat kotak pengukuran dengan ukuran 4 x 5 m dan diperoleh jumlah tanaman sebanyak 120 tanaman. Pengukuran dilakukan pada 10 tempat berbeda dan diperoleh rata-rata jumlah tanaman adalah 115 tanaman. Total jumlah tanaman dalam 1 hektar selanjutnya dihitung dengan rumus: 115 x 10.000 / 20 = 57.500 tanaman.

Sumber: Bunyamin Z, Balai Penelitian Tanaman Serealia

Berita Terkait

Belum Ada Komentar

Isi Komentar