Mentan Kukuhkan Tiga Profesor Riset Balitbangtan

BOGOR - Majelis Profesor Riset Kementerian Pertanian (Kementan) mengukuhkan tiga peneliti utama dari Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) menjadi Profesor Riset pada Selasa (01/09) di Auditorium Ir. Sadikin Sumintawikarta, Bogor. Orasi pengukuhan tiga Profesor Riset Badan Litbang Pertanian, Kementerian Pertanian kali ini adalah Profesor riset yang ke 144, 145 dan 146. Selanjutnya, secara nasional ketiga Profesor Riset tersebut adalah yang ke 560, 561, dan 562.

Acara orasi kali ini sedikit berbeda dengan orasi-orasi sebelumnya, dimana kehadiran secara fisik dibatasi dan sebagian besar undangan mengikutinya secara virtual. Hal tersebut dikarenakan kondisi pandemi Covid-19 yang masih mewabah, sehingga acara harus sesuai dengan protokol kesehatan.

Ketiga profesor riset yang dikukuhkan setelah melakukan orasi ilmiah yakni Dr. Ir. Amran Muis, MS sebagai profesor riset bidang Hama dan Penyakit Tanaman, Dr. Ir. Saptana, M.Si sebagai profesor riset di bidang Sosial Ekonomi Pertanian dan yang ketiga adalah Dr. Ir. Mat Syukur sebagai profesor riset bidang Sosial Ekonomi Pertanian.

Menteri Pertanian (Mentan) Dr. Syahrul Yasin Limpo, S.H., M.Si., M.H dalam sambutannya sangat mengapresiasi hasil pemikiran yang telah dituangkan oleh ketiga Profesor Riset yang baru dikukuhkan. Konsepsi pemikiran yang dirumuskan sangat relevan dengan upaya Pemerintah dalam mewujudkan pertanian maju, mandiri dan modern.

“Pemikiran-pemikiran inovatif dari para Profesor Riset Kementerian Pertanian akan selalu ditunggu untuk turut berkontribusi pada perencanaan program dan kebijakan serta implementasi pembangunan pertanian” ujar Syahrul

Masih dalam sambutannya, Mentan lebih menekankan agar pemikiran tentang pengendalian penyakit terpadu pada tanaman jagung yang disampaikan Prof. Amran Muis, dimana diharapkan akan memberikan kontribusi pada peningkatan produksi jagung nasional. Demikian juga rekomendasi tentang penguatan kelembagaan agribisnis yang disampaikan Prof. Saptana sangat penting dalam mendorong transformasi agribisnis menjadi usaha yang komersial dan berdaya saing. Selanjutnya inovasi Prof. Mat Syukur dalam bidang keuangan mikro diharapkan dapat meningkatkan akses petani kecil terhadap permodalan, sehingga usaha pertanian skala kecil dapat terus berkembang.

Lebih lanjut Mentan juga berharap agar ketiga profesor riset yang baru dikukuhkan ini dapat berperan dalam pembinaan para peneliti muda. Sehingga dapat menumbuhkan budaya inovasi untuk Indonesia maju, termasuk mendorong para Peneliti Ahli Utama untuk melakukan orasi dan memperoleh gelar kehormatan sebagai Profesor Riset.

“Saya berharap, agar ketiga Profesor Riset yang baru dikukuhkan dapat lebih berperan aktif menjadi pembina dan motivator bagi para peneliti yang lebih muda, baik dalam bidang kepakaran maupun dalam pengembangan jati-diri, integritas serta profesionalisme” tutup Syahrul

Berita Terkait

//

Belum Ada Komentar

Isi Komentar