Mentan Lantik 9 Pejabat Tinggi Lingkup Kementan

Kamis (6/8), Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo melantik sejumlah pejabat Pimpinan Tinggi Madya dan Pratama lingkup Kementerian Pertanian. Bertempat di Aula Gedung F Kementerian Pertanian. Pada kesempatan kali ini ada 9 orang pejabat Pimpinan Tinggi yang dilantik terdiri dari 1 orang Eselon I, 7 orang Eselon IIa, dan 1 orang Eselon IIb.

Salah satu pejabat yang dilantik adalah Dr. Priatna Sasmita yang diamanahkan menjadi Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Tanaman Pangan, Badan Litbang Pertanian. Pelantikan tersebut berdasarkan Keputusan Presiden Indonesia Nomor 132/TPA Tahun 2020, tanggal 30 Juli 2020 tentang Pemberhentian dan Pengankatan dari dan dalam Jabatan Pimpinan Tinggi Madya di Lingkungan Kementerian Pertanian.

Sebelumnya Dr. Priatna Sasmita menjabat sebagai Kepala Balai Besar Penelitian Tanaman Padi (BB Padi), dan saat ini menggantikan Dr. Ir. Haris Syahbuddin, DEA sebagai Kepala Pusat.  Dr. Ir. Haris Syahbuddin, DEA yang terlebih dahulu dilantik oleh Menteri Pertanian menempati posisi sebagai Sekretaris Badan Litbang Pertanian  pada awal Juni 2020.

Dalam sambutannya, Menteri Pertanian (Mentan) Dr. Syahrul Yasin Limpo, SH, MH langsung meminta kepada pejabat yang baru dilantik untuk bekerja lebih ekstra dan mampu mencapai hasil maksimal.

"Saya berpesan agar kalian mampu mengembangkan sumber daya yang kita miliki dan menjalankan organisasi ini secara maksimal. Semoga pengabdian saudara menjadi ladang amal dan bermanfaat bagi masyarakat Indonesia," ujar Mentan

Lebih lanjut Mentan berharap, semua subsektor pertanian pada triwulan III memiliki kemampuan yang sama untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Indonesia.

"Di triwulan II ini tanaman pangan keluar sebagai pemenang. Tapi saya minta di triwulan III hortikultura dan yang lainnya harus memperlihatkan energinya. Sekali lagi tolong pertajam arah kerjanya kemudian ambil keputusan cepat dan jangan biarkan orang kelaparan," katanya.

"Saya minta kalian kerja dengan fokus dan disiplin. Kalian harus tau langkah langkah kerja kongkrit. Hebat itu kalau kalian fokus. Fokus itu artinya kalian tidak main main. Tidak boleh korupsi dan harus melayani," tutupnya. (Uje/RTPH)

Berita Terkait

//

Belum Ada Komentar

Isi Komentar