Manfaat Beras Merah Bagi Kesehatan

Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian, Kementerian Pertanian dituntut untuk terus berinovasi. Salah satunya adalah menghasilkan varietas baru yang lebih unggul dengan produktivitas yang tinggi.  Seiring dengan meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya hidup sehat, dengan asupan makanan yang bermanfaat bagi kesehatan sehingga setiap varietas yang dilepas juga harus memiliki fungsi dan manfaat bagi kesehatan.  

Menjawab kebutuhan akan bahan pangan yang bermanfaat bagi kesehatan maka pada tahun 2019, Badan Litbang Pertanian melalui Balai Besar Penelitian Tanaman Padi (BB Padi) melepas dua varietas unggul baru beras merah yaitu varietas PAMELEN dan varietas PAMERA.

Kedua varietas tersebut selain sebagai sumber karbohidrat, juga mengandung antosianin yang tinggi karena berpigmen alami berwarna merah. Fungsi Antosianin adalah untuk mencegah terjadinya penyakit penyumbatan pembuluh darah, menghambat sel tumor, menangkal radikal bebas dalam tubuh, mencegah penyakit neurologis, hingga meningkatkan kemampuan memori otak. Beras berpigmen juga memiliki banyak vitamin dan mineral penting seperti vitamin E, B1, B2, B3, dan B6, zinc, magnesium dan  fosfor. Dengan demikian semua mineral dan vitamin yang dikandung sangatlah bermanfaat bagi kesehatan.

Konsumsi beras berpigmen semakin tinggi dan banyak dicari oleh kalangan masyarakat. Masyarakat kian percaya akan manfaat mengkonsumsi beras merah dapat menyehatkan tubuh. Beras merah bermanfaat untuk kesehatan kulit, menjaga kesehatan jantung, detoksifikasi, melancarkan peredaran darah, membantu program diet, menurunkan resiko diabetes dan obesitas, kaya protein dan bebas gluten.

Varietas Pamelen merupakan padi merah yang memiliki tekstur nasi pulen. Pamelen memiliki rata-rata hasil GKG 6,73 ton/ha dan potensi hasil 11,91 ton/ha. Pamelen dengan umur tanaman  yang lebih genjah ±112 hari setelah sebar (HSS), mempunyai bentuk tanaman tegak dengan tinggi tanaman  ±97 cm.  

Varietas Pamelen agak tahan WBC biotipe 1, agak rentan WBC biotipe 2 dan 3, agak tahan HBD kelompok III, IV dan VIII, tahan blas ras 033, agak tahan blas ras 133, 073 dan 173, dan tahan tugro. Varietas Pamelen baik ditanam untuk lahan sawah irigasi pada ketinggian 0-600 m dpl.

Sedangkan Varietas Pamera merupakan turunan Pusa Basmati 4 dan memiliki tekstur nasi sedang. Pamera memiliki rata-rata hasil GKG 6,43 ton/ha dan potensi hasil 11,33 ton/ha. Pamera mempunyai tinggi tanaman sekitar ± 106 cm dan tahan rebah. Umur panen Pamera ± 113 hari setelah sebar (HSS). Varietas Pamera agak tahan WBC biotipe 1,2 dan 3, tahan HDB kelompok III dan VIII, dan tahan blas ras 033 dan 173. (Febliza/Uje)

Berita Terkait

//

Belum Ada Komentar

Isi Komentar