Geliat Prukades Padi di Bangka Belitung

Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menyelenggarakan Gerakan Tanam Bersama di Kawasan Perkotaan Baru (KPB) Transmigrasi Batu Betumpang, Kecamatan Kecamatan Pulau Besar Kab.Bangka Selatan. (4/12/2019). Acara ini dirangkaikan dengan temu wicara Prukades (Program Unggulan Kawasan Pedesaan)  Tanaman Padi 2019. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut MoU antara Kementerian Desa Tertinggal dan Transmigrasi dengan Kementerian Pertanian dan dengan Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung serta Mitra BUMN (PT. Timah, BNI, serta Bulog) dalam pembangunan secara holistik.

Hadir pada kegiatan tersebut mewakili Kementerian Pertanian  Kapus Litbang Tanaman Pangan Dr. Ir. Haris Syahbuddin, DEA dan  Kapus PSEKP Dr. Ir. Sudi Mardianto, MSi, Gubernur Bangka Belitung, Bupati Bangka Selatan, Ditjen PKT Trans, Ditjen PKP2Trans, Ditjen PKP, Staf Ahli Kemendes PDT, PT Timah, BNI, Kanwil Bulog Sumbagsel, Direktur Air PUPR, Setda Prov Babel dan Forkominda Provinsi Kepulauan Babel dan OPD Kab Bangka Selatan.

Gerakan Tanam Bersama dilakukan di kawasan usahatani padi seluas 707,5 Ha dalam rangka memberikan motivasi pada Gabungan Kelompok Tani dan Petugas Penyuluh Pertanian Lapangan  di Kawasan Perkotaan Baru. Penanaman bersama dilakukan dengan menggunakan VUB padi serta alsintan Indo Jarwo Transplanter.

Kementerian Pertanian mendukung kegiatan Prukades dalam bentuk pemberian sebagian benih VUB padi hasil penelitian Balitbangtan, memberikan bimbingan teknis usahatani padi serta pendampingan penerapan inovasi teknologi.

Balitbangtan mengenalkan inovasi teknologi pola tanam 3 kali pada lahan kering dengan padi gogo yakni Musim Tanam I (MT I), pola tanam padi tanpa olah tanah (TOT) atau dengan olah tanah minimal (MT II) dan tanam kacang hijau (MT III) dengan VUB Vima.

Selain melaksanakan Gerakan Tanam Bersama Prukades juga dilakukan peninjauan pada kegiatan hilirisasi lada putih di BUMDes Mitra Lada Bersama di Kecamatan Airgergas, Bangka Selatan. Lada Putih merupakan salah satu komoditas unggulan (Prukades) di Kabupaten Bangka Selatan. Tempat lain yang juga dikunjungi adalah RMP (Rice Milling Plant) berkapasitas 3 ton/jam di KPB Batu Betumpang, dan diharapkan beras premium yang dihasilkan dapat dimanfaatkan sebagai penyediaan beras bagi  ASN di Pemprov Babel maupun Pemda Bangka Selatan (Lila/RTPH).

Berita Terkait

//

Belum Ada Komentar

Isi Komentar