Kapuslitbangtan Buka Seminar Nasional Padi 2019

Selasa (10/12), dipenghujung tahun 2019, Balai Besar Penelitian Tanaman Padi (BB Padi) melaksanakan kegiatan yang rutin dilaksanakan setiap tahun yakni "Seminar Nasional Padi". Bertempat di Aula Agroinovasi BB Padi, Seminar Nasional Padi 2019 dihadiri sekitar 150 peserta yang terdiri dari para peneliti, penyuluh dan litkayasa lingkup Badan Litbang Pertanian, Perguruan Tinggi, Dinas Pertanian, BUMN, Perusahaan swasta, lembaga penelitian non departemen dan pemerhati pertanian.

Acara secara resmi dibuka oleh Kapala Badan Litbang Pertanian yang dalam kesempatan ini diwakili oleh Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Tanaman Pangan, Dr. Ir. Haris Syahbuddin, DEA. Dalam sambutannya Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Tanaman Pangan menyampaikan pesan Kepala Badan Litbang Pertanian agar rumusan hasil seminar tidak hanya menjadi tulisan berskala nasional maupun internasional tetapi menjadi tulisan yang mampu menjawab tantangan dan solusi yang sifatnya operasional bagi masalah perpadian di Indonesia.
Lebih lanjut Haris menyampaikan bahwa “keberhasilan program pemerintah dalam mewujudkan pertanian presisi dan berkelanjutan akan tercapai dengan adanya dukungan serta kerjasama dari semua stakeholder perpadian nasional, oleh karena perlu sinergi dari berbagai disiplin ilmu untuk menjawab permasalahan pertanian padi di Indonesia” ujar Haris.

Sesuai dengan temanya “Teknologi Padi Inovatif Mendukung Pertanian Presisi dan Berkelanjutan”. Seminar nasional ini diharapkan dapat menjadi sarana alih informasi dan teknologi yang mampu mempercepat perkembangan teknologi padi inovatif guna mendukung pertanian presisi yang berkelanjutan, ujar Kepala BB Padi Dr. Ir. Priatna Sasmita dalam laporannya sebagai Ketua Panitia Seminar Nasional Padi.

Seminar Nasional Padi 2019 ini merupakan rangkaian acara Temu Teknologi Padi yang dilaksanakan pada bulan Oktober 2019. Pada acara temu teknologi tersebut BB Padi melibatkan mitra kerjasama untuk mendapatkan informasi dan teknologi terbaru, selanjutya kegiatan seminar nasional ini menitikberatkan pada penyebaran informasi hasil penelitian kepada khalayak. (Uje/RTPH)

Berita Terkait

//

Belum Ada Komentar

Isi Komentar