Prof. Solihin Paparkan Pemikiran Inovasi Varietas Ubi Kayu pada Orasinya

Bogor – Selasa (29/10) Majelis Profesor Riset Kementerian Pertanian (Kementan) mengukuhkan tiga peneliti Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) yakni Dr. Ir. Ali Asgar, MP bidang teknologi pascapanen; Dr. Ir. Solihin, M.Sc di bidang pemuliaan dan genetika tanaman; dan Dr. Ir. Sukarman, MS di bidang pedolog dan penginderaan jarak jauh sebagai Profesor Riset.

Bertempat di Auditorium Utama Ir. Ismuadji, Cimanggu, Bogor Ketiga Profesor tersebut dalam pengukuhan yang disaksikan oleh Menteri Pertanian yang Dr. H. Syahrul Yasin Limpo, SH,M.Si, MH. Orasi profesor riset ini juga dihadiri tamu undangan sekitar 500 orang yang berasal dari Kementerian Pertanian, LIPI, Badan Litbang Kementerian dan Lembaga, Perguruan Tinggi, dan pejabat daerah lainnya.

Dalam sambutannya Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo meminta ketiga Profesor tersebut agar berkolaborasi dan bersinergi dalam wadah Forum Komunikasi Profesor Riset (FKPR) dan menjadi pembina dan motivator bagi para peneliti yang lebih muda dalam pengembangan jati diri, integritas, serta profesionalisme mereka. Lebih lanjut Syahrul menyampaikan “sinergi ini tidak saja akan jadi model bagi peneliti lainnya, namun secara konkret dapat menjawab berbagai permasalahan riil yang dihadapi petani saat ini” ujar Syahrul.

Masih ditempat Orasi Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Tanaman Pangan Dr. Ir. Haris Syahbuddin, DEA mengucapkan “Selamat kepada ketiga Profesor yang baru dikukuhkan dan khususnya kepada Dr. Ir. Sholihin, MSc yang menjadi Profesor ke 140 Badan Litbang Pertanian, semoga menambah banyak dan kuat SDM Balitbangtan, khususnya Puslitbangtan dan Balitkabi dan diharapkan ubikayu menjadi salah satu unggulan di NKRI dimasa depan”, ucap Haris.

Prof. Dr. Ir. Solihin, M.Sc pada orasinya telah memaparkan pemikiran Inovasi Varietas Ubi Kayu sebagai Kunci Mendukung Keberlanjutan dan Peningkatan Daya Saing Agroindustri. Dengan dikukuhkannya ketiga Profesor tersebut, ketiganya secara berurutan masing-masing merupakan profesor riset ke-523, 524, dan 525 secara nasional dan profesor riset ke-139, 140 dan 141 di Badan Litbang Pertanian, Kementerian Pertanian. (Uje/RTPH)

Berita Terkait

//

Belum Ada Komentar

Isi Komentar