Kapuslitbangtan Rakor UPSUS Dalam Rangka Meningkatkan Produksi Pajale di Provinsi Sulbar

Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Tanaman Pangan, Dr. Haris Syahbuddin, DEA selaku penanggungjawab UPSUS di Provinsi Sulawesi Barat mengadakan rapat koordinasi yang bertujuan memperkuat konsolidasi antar stakeholders yang terlibat dalam kegiatan UPSUS di Provinsi Sulawesi Barat. Dalam kesempatan ini juga dilakukan penyamaan persepsi dalam rangka pencapaian target LTT PAJALE di Provinsi Sulawesi Barat.

Rapat koordinasi yang dilaksanakan pada Selasa, 8 Oktober 2019, dihadiri oleh lebih dari 200 stakeholders UPSUS PAJALE di Provinsi Sulawesi Barat, yang terdiri dari BPTP Sulawesi Barat, Dinas Pertanian, Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan Provinsi Sulawesi Barat, Dinas Tanaman Pangan dan Pertanian Kabupaten se-Provinsi Sulawesi Barat, Korem 14 Tatag, para mantri tani, serta petugas pencatat data LTT setiap Kabupaten.

Dalam paparannya, Dr. Haris Syahbuddin, DEA menyampaikan evaluasi capaian LTT UPSUS PAJALE periode Januari-September. Evaluasi dilakukan agar terdapat strategi yang tepat untuk mencapai target LTT di bulan mendatang. Beberapa strategi yang dipaparkan diantaranya 1) perlu dilakukannya kegiatan tumpang sisip di lokasi panen Jagung; 2) gerakan pompanisasi dan olah tanah: 3) optimalisasi alsintan pertanian; serta 4) memastikan ketersediaan benih.

Di akhir penyampaiannya, Dr. Haris Syahbuddin,DEA menyebutkan bahwa tingginya target LTT merupakan cita-cita serta dapat menggambarkan rapot dari Dinas Pertanian Provinsi Sulawesi Barat. Beliau juga menegaskan bahwa Badan Litbang Pertanian hadir di tengah-tengah para stakeholders terutama dalam penderasan teknologi tepat guna serta varietas unggul yang dapat digunakan oleh para petani dalam meningkatkan LTT UPSUS PAJALE. Mantri Tani dan Penyuluh Pertanian merupakan pelaku utama dalam peningkatan LTT UPSUS PAJALE.

Hadir pada pembukaan kegiatan Rapat Koordinasi, Bapak Mukhtar, SP selaku Kepala Dinas Pertanian, Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan Provinsi Sulawesi Barat. Dalam sambutannya, Kepala Dinas Pertanian, Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan Provinsi Sulawesi Barat menyampaikan bahwa sinergitas antar stakeholders sangat dibutuhkan. Kerjasama yang baik diharapkan mampu mensukseskan program LTT UPSUS PAJALE di Provinsi Sulawesi Barat.

Selain koordinasi dan strategi pencapaian target LTT UPSUS di Provinsi Sulawesi Barat, dilakukan juga proses transfer pengetahuan berupa pemaparan mengenai padi gogo rancah (olah tanah lahan kering), padi toleran salinitas, serta penjelasan tumpang sisip Kedelai. Pemaparan ini diberikan oleh peneliti Puslitbang Tanaman Pangan, Drs. Lukman Hakim serta Kabid KSPHP Puslitbang Tanaman Pangan, Dr. Agus Wahyana Anggara, M.Si.

Pada saat yang bersamaan, di lokasi kegiatan Rapat Koordinasi dilakukan Expo Agroinovasi oleh BPTP Sulawesi Barat. Expo Agroinovasi menampilkan beberapa produk yang dihasilkan oleh BPTP Sulawesi Barat, termasuk beberapa sumber daya genetik Sulawesi Barat. Selain itu, ditampilkan juga beberapa benih varietas unggul komoditas padi, jagung dan kedelai yang memiliki daya hasil tinggi.

Berita Terkait

Belum Ada Komentar

Isi Komentar