Flagship PRN Pangan 2020-2024

Dalam rangka memastikan kesiapan pelaksanaan Prioritas Riset Nasional (PRN) 2020-2024 Flagship Nasional, diperlukan pembahasan dan koordinasi lintas institusi terutama dalam hal penetapan work breakdown structure dan kebutuhan alokasi anggaran untuk masing-masing kegiatan. Balitbangtan beserta lembaga lain yang terkait dengan penelitian padi, jagung, kedelai dan kelapa sawit melakukan pembahasan bersama KAK, RAB dan WBS pada selasa, 2/7/2019.

Acara yang dilaksanakan di Aula Puslitbang Tanaman Pangan ini dihadiri oleh perwakilan dari Universitas Padjajaran, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Kementerian Ristek dan Pendidikan Tinggi, Institut Pertanian Bogor, Para peneliti dan professor riset lingkup Balitbangtan serta, lembaga penelitian terkait pertanian dan pangan. Kegiatan ini dibuka oleh Sekretaris Badan Litbang Pertanian, Dr. Prama Yufdi dan dilanjutkan dengan arahan Kapuslitbangtan.

Dalam kegiatan Flagsihip Pusat Riset Nasional ini diarahkan untuk riset yang berupa produk teknologi dan inovasi.  Misalnya untuk riset padi, pada akhir RPJM 2024 nanti diharapkan adan ada varietas unggul baru padi dengan hasil minimal 10 ton/hektar. Disampaikan oleh kapuslitbangta, Bahwa anggaran kedelai yang lebih besar daripada padi, bukan berarti kedelai menjadi lebih prioritas. Selain itu dibahas pula  sasaran riset 5 tahun ke depan (2020-2024), detail sasaran pelaksanaan riset 2020 dan sumber daya untuk pelaksanaan yakni jumlah SDM peneliti terkait bidang keahliannya

Di akhir acara juga dibacakan hasil rumusan dari pertemuan flagship Prioritas Riset Nasional, dimana matriks mengenai pemetaan kompetensi, pemetaan outcome, dan infografis akan disusun oleh Kementan di bawah Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan). (LEN)

Berita Terkait

Belum Ada Komentar

Isi Komentar