Jagung Fungsional untuk Ketahanan Pangan Nasional

Satu dasawarsa terakhir, peran para pemulia jagung di Indonesia dalam merakit varietas untuk menghasilkan varietas unggul baru (VUB) sangat nyata hasilnya. Sebelumnya untuk varietas lokal produktivitasnya hanya mencapai 2,5-4,0 t/ha, namun kini varietas unggul yang dihasilkan telah mampu mencapai produktivitas 10-12 t/ha untuk hibrida dan 7-8 t/ha untuk bersari -bebas.

Balai Penelitian Tanaman Serealia (Balitsereal) salah satu lembaga penelitian jagung di bawah Kementerian Pertanian telah merilis sejumlah jagung fungsional baik bersari bebas maupun hibrida.  Salah satu peneliti jagung dari Balitsereal Ir. M. Yasin HG menjelaskan “jagung fungsional memiliki gizi khusus dan mempunyai keunggulan yakni kandungan nutrisinya lebih tinggi mencapai 200-300% dibanding jagung normal atau jagung biasa”, ucapnya.

Kepala Puslitbang Tanaman Pangan Dr. Ir. Moh. Ismail Wahab, MSi menyatakan bahwa “Kebutuhan jagung nasional untuk pakan cukup tinggi, oleh karena itu Balitsereal telah melepas varietas unggul baru untuk pakan (feed grade) yang produksinya tinggi”. Lanjutnya “selain untuk pakan, jagung yang berkualifikasi pangan (food grade) seperti varietas Srikandi Kuning, Srikandi Putih, Srikandi Ungu, Jagung Pulut, Jagung beta caroten yang termasuk ke dalam jagung fungsional sudah banyak dilepas dan diadopsi oleh petani” ujar Ismail.

Banyak manfaat yang terkandung dalam biji jagung fungsional diantaranya jagung QPM (Quality Protein Maize), jagung yang berprotein tinggi ini yang berperan untuk menghindari penyakit busung lapar pada anak balita. Selain itu juga ada jagung beta caroten untuk kesehatan mata, jagung pulut dengan kandungan amilopektin tinggi, serta jagung anthosianin dengan warna biji ungu berperan sebagai anti oxidant yang bermanfaat untuk mempercepat penyembuhan luka dan sebagai alternatif untuk penderita diabetes.

Selain itu jagung-jagung fungsional dapat diseleksi dengan mudah, caranya cukup menggunakan meja terang. Setiap individu biji jagung QPM yang diseleksi berwarna gelap, maka biji tersebut mengandung protein tinggi. Jagung beta caroten berwarna kemerahan, semakin merah semakin tinggi kandungan beta carotennya. (AWA/RTPH/Uje)

Berita Terkait

Belum Ada Komentar

Isi Komentar