FGD Reorientasi Litbang Pemuliaan Tanaman Pangan

Focus Group Discussin (FGD) VUB Reborn merupakan pertemuan para pemulia tanaman untuk bertukar pikiran dalam rangka mengembangkan varietas-varietas tanaman pangan milik Badan Litbang Pertanian agar lebih mudah diadopsi oleh petani. Bertempat di ruang display, Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan, Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Tanaman Pangan, Bapak Dr. Moh Ismail Wahab menyampaikan arahan bahwa “hasil FGD ini untuk menghasilkan varietas padi, jagung, kedelai yang sesuai preferensi pengguna, agar mudah untuk diterima para petani”.

Hadir sebagai narasumber berkompeten, 3 orang pemulia profesional biomolekuler dan bioteknologi, Prof. Dr. Sugiono Moeljopawiro, Dr. Muchlish Adie dan Dr. M. Azrai. Ketiga narasumber menyampaikan tentang potensi bioteknologi, arah pengembangan dan transgenik dalam pemuliaan tanaman. Selain itu, hadir pula Kepala Balitkabi, Kepala Lolit Tungro, serta perwakilan dari Universitas Gajah Mada, Institut Pertanian Bogor, Universitas Brawijaya, LIPI, BATAN dan para peneliti lingkup Badan Litbang Pertanian.  

Salah satu hal menarik yang dibahas di dalam FGD tersebut yaitu mengenai era pertanian 4.0. Era pertanian 4.0 merupakan tata cara pengembangan varietas yang diarahkan pada potensi-potensi varietas yang dimiliki setiap institusi dapat memberi manfaat untuk diambil, dalam rangka menghasilkan output varietas yang terintegrasi. Oleh karena itu pengembangan varietas, disarankan untuk tidak menggunakan nama yang baru, namun menggunakan nama varietas lama populer, dengan menambahkan beberapa keunggulan produk pada varietas baru tersebut, sehingga masyarakat dapat dengan mudah mengenalinya.

Dalam mewujudkan kegiatan perakitan varietas dengan keunggulan tersebut, tentunya dibutuhkan pendanaan yang cukup memadai. Oleh karena itu, kedepannya para pemulia harus memiliki sense of business yang kuat, dalam upaya menjalin kerjasama dengan pihak swasta untuk menghasilkan varietas tanaman pangan yang sesuai dengan preferensi dan kebutuhan masyarakat/pengguna. (EDA/FZP)

Materi dan dokumentasi dapat diunduh melalui link http://tinyurl.com/yanxcr4f

Berita Terkait

Belum Ada Komentar

Isi Komentar