Mentan Tinjau Program Bekerja di Pakenjeng, Garut

Menteri Pertanian Amran Sulaiman meninjau Program “Bekerja” di Desa Telagawangi, Kecamatan Pakenjeng, Kabupaten Garut pada Kamis (27/9/ 2018) kemarin. Mengawali acara,  Sekda II Rohayati  menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Kementerian Pertanian (Kementan). Ia mengapresiasi Kementan yang telah memilih Kabupaten Garut sebagai penerima bantuan. “Program bekerja menyasar 14 kecamatan dari 42 total kecamatan di Garut. Di wilayah ini terdapat 11.381 rumah tangga miskin (RTM) di sektor pertanian. Kami yakin program ini bisa mengentaskan kemiskinan di perdesaan,” ujarnya.

Usai sambutan, acara dilanjutkan dengan pemberian secara simbolis dari Mentan kepada 10 petani penerima bantuan berupa ayam, pohon kopi, pohon manggis, benih cabai. Pada kesempatan itu.  Menteri Pertanian berpesan kepada para penerima bantuan untuk merawat ayam agar bisa bertelur, menetaskan, dan berkembang. Ia berharap dalam empat bulan ke depan bisa memberikan penghasilan Rp 2 juta per bulannya. Artinya, empat bulan kemudian terbebas dari kemiskinan. “Yang dikatakan miskin, pendapatannya kurang dari 1,4 juta per bulan” kata Menteri Pertanian di depan lebih dari 400-an penerima bantuan Program Bekerja..

Lebih jauh, Menteri Pertanian mengatakan bahwa program “Bekerja” sangat bagus karena dilakukan dengan tahapan yakni jangka pendek sampai jangka panjang. Untuk jangka pendek, penanaman tanaman komoditas harian seperti sayur-sayuran dan hortikultura. Sedangkan  untuk jangka menengah melalui pemberian 50 ekor ayam per rumah tangga miskin (RTM), dan penanaman kopi atau manggis, yang dikembangkan dengan sistem klaster satu jenis komoditi. Tiga tahun ke depan diharapkan mampu memberikan tambahan pendapatan bila dikemas dalam skala industri. Dengan demikian, terbangun industri olahan yang langsung mengolah dan memasarkan produk pangan petani sehingga nantinya tidak lagi sebagai penghasil bahan pangan mentah, tetapi juga mampu menghasilkan produk akhir yang memberikan keuntungan yang lebih besar.

Hadir pada acara tersebut antara lain Staf Ahli Menteri Dr Farid Bahar, Wakil Ketua Program Bekerja Nasional Dr. Prihasto Setyanto, Gubernur Jawa Barat yang diwakili Kepala Dinas Ketahanan Pangan Dr. Dewi Sartika, Bupati Kabupaten Garut yang diwakili ASDA II Hj. Yati Rohayati, Kapolres, Camat, Kepala Desa setempat, dan para undangan lainnya.(EH)

Berita Terkait

Belum Ada Komentar

Isi Komentar